Aneh, Eropa Timur Diselimuti Salju Oranye

Salju oranye di Eropa Timur.
Sumber :
  • Instagram/Margarita_Alshina.

VIVA – Fenomena alam aneh terjadi di Eropa bagian timur. Salju yang lazimnya berwarna putih, menyelimuti beberapa negara di kawasan tersebut dengan warna oranye. 

img_title Viral Salju Tebal Selimuti Arab Saudi, Suhu Anjlok hingga Minus 4 Derajat

Dilansir dari Independent, Minggu 25 Maret 2018, salju oranye dilaporkan menyelimuti negara Rusia, Bulgaria, Rumania dan beberapa negara Eropa Timur lainnya. Kejadian ini pun terekam di tempat olahraga ski di Krasnaya Polyana, Rusia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas dari Met Office atau BMKG Inggris, Steven Keatest, mengatakan, fenomena itu pernah terjadi di kawasan lain di dunia. Karenanya kejadian ini tidak mengagetkan. 

img_title Hujan Salju Terparah di Korea Selatan, Ganggu Transportasi dan Sebabkan Korban Jiwa

"Ada banyak pasir atau debu dari Afrika Utara dan Sahara. Pasir itu terangkat ke atas atmosfer dan didistribusikan ke tempat lain," ujarnya. 

Salju oranye di Eropa Timur.

img_title Eropa Membeku, Finlandia Catat Rekor Suhu Dingin Minus 44,3 Derajat Celcius

Salju oranye di Eropa Timur.

Menurut dia, berdasarkan citra satelit NASA, pasir dan debu yang ada di atmosfer itu melayang hingga menyeberangi lautan tengah. Hal itulah yang membuat fenomena ini terjadi. 

"Saat hujan atau salju, ia menyeret apapun yang ada di atmosfer," tambahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2007, penduduk kota Siberia melaporkan salju oranye berbau busuk yang berminyak saat disentuh turun di daerah tersebut. Para pejabat setempat mengatakan, salju disebabkan oleh badai di negara Kazakhstan yang telah menyapu debu dan tanah liat yang ada.

Menurut pengawas lingkungan Rusia, salju itu mungkin hasil dari polusi kimia. Karenanya, mengandung besi, asam dan nitrat dalam jumlah yang besar. (one)

Badai salju ekstrem melanda Jepang menyebabkan puluhan kematian

Hujan Salju Ekstrem Lumpuhkan Jepang, Korban Tewas Tembus 35 Orang

Berdasarkan data Badan Pemadam Kebakaran dan Manajemen Bencana Jepang, hujan salju ekstrem sejak 20 Januari telah menyebabkan 35 orang meninggal dunia dan 393 luka

img_title
VIVA.co.id
4 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut