Coba Bangkit, Militan ISIS Perbarui Janji

Pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi.
Sumber :
  • REUTERS/Social Media Website via Reuters TV

VIVA – Sejumlah militan ISIS baru-baru ini menyatakan kembali mengikat kesetiaan mereka kepada pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi. Diyakini, pernyataan ini adalah semacam janji komitmen sejak kekhalifahan ISIS di Suriah dan Irak runtuh pada tahun lalu.

img_title Siswa 16 Tahun di Jerman Mau Bakar Gereja atas Perintah ISIS

ISIS terus melakukan pengeboman, penyergapan, dan pembunuhan di Suriah dan Irak serta di Libya. Namun, keberadaan Baghdadi tidak diketahui sejak kekhalifahan lintas perbatasan yang ia nyatakan pada 2014 hancur dengan jatuhnya Mosul dan Raqqa yang menjadi benteng pertahanan ISIS di Irak dan Suriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk memanaskan dan meneror orang-orang kafir, kami memperbarui ikrar kesetiaan kami kepada komandan setia dan khalifah Muslim, mujahid Sheikh Abu Bakar al-Baghdadi al-Hussaini al-Qurashi. Semoga Tuhan melindunginya," kata militan ISIS lewat pernyataan yang diunggah di grup media sosial mereka, dilansir Middle East Monitor.

img_title 8 Anggota JAD Afiliasi ISIS Diciduk di Sulawesi Tengah, Ditangkap Dini Hari

Hisham al-Hashimi, penasihat keamanan Irak soal ISIS mengatakan, janji ini adalah janji kesetiaan pertama untuk Baghdadi sejak pasukan Irak merebut kembali Mosul pada Juli tahun lalu, termasuk ikutnya aliansi Kurdi dan Arab yang merebut Raqqa pada November 2017.

Hingga saat ini, masih simpang siur soal keberadaan Baghdadi. Namun Hashimi mengatakan, Baghdadi dipercaya bersembunyi di daerah gurun luas yang membentang di perbatasan Suriah dan Irak.

img_title 9 Jam Sehari Konsumsi Konten Ekstremis, Bocah Singapura Jadi Pendukung Fanatik ISIS

Sementara itu, serangan udara AS telah membunuh sebagian besar pemimpin tertinggi ISIS termasuk Menteri Perang ISIS Abu Omar al-Shishani, Gubernur Wilayah ISIS di Irak Abu Muslim al-Turkmani, Juru Bicara ISIS Abu Mohammed al-Adnani, dan Gubernur ISIS untuk Suriah, Abu Ali Al-Anbari.

VIVA Militer: Batch Bendera Amerika Serikat di Seragam Tentara AS

Setelah 2 Dekade, Pasukan AS Tinggalkan Irak, Akankah ISIS Kembali Menguat?

Pasukan Amerika Serikat (AS) dijadwalkan meninggalkan pangkalan militer terakhir mereka di Irak pada Rabu waktu setempat. Kepergian pasukan AS dianggap kemenangan Iran

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut