Kapal Induk Prancis Merapat di Tanjung Priok

Angkatan Laut Prancis disambut Angkatan Laut RI.
Sumber :
  • Dinia A/VIVA.co.id

VIVA – Angkatan Laut Prancis mengirimkan dua unit kapal ke Indonesia sebagai bentuk kerja sama pertahanan RI dan Prancis yang semakin meningkat setiap tahunnya. Dua kapal tersebut yakni kapal induk amfibi dan komando BPC Dixmude dan kapal pendampingnya yakni kapal fregat siluman, Surcouf.

img_title Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Dicat Ulang Sesuai Warna KRI TNI AL

Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok siang tadi, Minggu, 22 April 2018, kedua kapal tersebut akan mengikuti serangkaian kegiatan dengan pejabat TNI Angkatan Laut dan olahraga bersama antara kru kapal. Kemudian dilakukan pula beberapa diskusi terkait kemaritiman dan berpartisipasi dalam latihan multinasional yaitu Multilateral Naval Exercise Komodo 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kedatangan kapal Prancis ke Indonesia adalah untuk meningkatkan kerja sama pertahanan kedua negara dan menunjukkan kepada dunia mengenai misi kita bersama untuk menjaga keamanan di kawasan," kata Komandan Kapal Dixmude, Jean Porcher di Jakarta.

img_title Punya Sejarah Panjang, Ini 9 Fakta Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang Tiba di Jakarta

Kapal Induk Angkatan Laut Prancis.

Kapal Induk Prancis berlabuh di Tanjung Priok

img_title Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Disambut Lagu 'Si Jali-Jali'

Porcher mengatakan, kedatangan kedua kapal Prancis kali ini adalah untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu partner kunci bagi Prancis. Ia berharap keterlibatan Prancis kali ini dapat menunjukkan kuatnya ikatan kerja sama antara kedua negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada diungkapkan Dansatrol Lantamal III, Kolonel Salim. Menurutnya kunjungan kapal Prancis dan keterlibatannya dalam Latihan Multinasional Komodo, dapat mempererat hubungan sesama Angkatan Laut di seluruh dunia dan meningkatkan hubungan bilateral negara.

FNS Dixmude merupakan Kapal untuk Serbuan Amphibi yang memiliki kemampuan berat 21.000 ton, dapat mengangkut 16 sampai dengan 35 helikopter, I batalion pasukan dan 70 kendaraan, dilengkapi dengan persenjataan rudal permukaan ke udara Sinbad, 22 mm Breda maupun 12,7 mm Browning. (ase)

Jajaran pejabat TNI berfoto di atas KRI Sriwijaya-100 di Dermaga 107

KSAL Ungkap Makna di Balik Nama KRI Sriwijaya untuk Kapal Induk Pertama RI

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100 saat peresmian

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut