Kaca Kokpit Meledak Saat Terbang, Pilot Tersedot Keluar

Ilustrasi pilot
Sumber :
  • Pixabay/StockSnap

VIVA – Pesawat Sichuan Airlines dengan nomor 3U8633 terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Shuangliu, Chengdu, China, setelah salah satu jendela kokpit pesawat tiba-tiba meledak di tengah penerbangan.

img_title AS Bakal Tutup Akses Pendaratan Maskapai Penerbangan Iran, Pengisian BBM hingga Penjualan Tiket

Tidak ada penumpang yang terluka dalam insiden itu. Namun Administrasi Penerbangan Sipil Wilayah Barat Daya China (CAAC) menyatakan salah satu pilot menderita luka gores dan terkilir. Seorang pramugari juga menderita luka ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerbangan domestik yang sedang terbang dari Chongqing ke Lhasa itu mendarat di Bandara Shuangliu sekitar 20 menit setelah jendela kokpit pecah.

img_title 5 Maskapai Penerbangan Teraman di Dunia 2026 Versi AirlineRatings

Pilot Liu Chuanjin mengungkapkan, beberapa saat setelah terjadi kerusakan dan kokpit yang pecah, kopilot mulai tersedot keluar dari jendela, bersama dengan bagian dari unit kontrol pesawat.

"Kaca depan tiba-tiba retak dan terdengar ledakan besar. Saya melihat ke samping dan melihat setengah badan kopilot sudah berada di luar jendela. Beruntung sabuk pengaman dikencangkan," kata Liu.

img_title Gandeng Semua Stakeholder, INACA Usung Penerbangan Hijau Berkelanjutan

"Kehilangan tekanan dan suhu rendah yang tiba-tiba membuat saya sangat tidak nyaman dan sulit untuk membuat satu gerakan, ketika pesawat itu terbang dengan kecepatan 900 kilometer per jam dan ketinggian seperti itu," ujarnya dikutip dari Sputniknews.

Dalam situasi tersebut, pesawat turun dari ketinggian 32.000 kaki menjadi 24.000 kaki, sebelum Liu akhirnya bisa mengontrol keadaan dan melakukan manuver pesawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan rusaknya sistem autopilot pesawat, Liu mengaku tak punya pilihan lain selain menerbangkan pesawat secara manual dan merasa yakin melakukannya. Sebab, dia telah terbang dengan rute tersebut lebih dari 100 kali dan mengetahui segalanya dengan sangat baik.

Pihak maskapai mengatakan, pesawat itu mengalami kegagalan mekanis dan penumpang kemudian dipindahkan ke penerbangan lain ke Lhasa. Namun, maskapai tersebut tak memberikan rincian lebih lanjut tentang insiden itu. (ase)

Maskapai Penerbangan Pelita Air

Hakim MK Soroti Ganti Rugi Delay Pesawat Rp300 Ribu, Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Maskapai

Hakim MK Saldi Isra pertanyakan pengawasan pemerintah terhadap maskapai dan menilai kompensasi keterlambatan pesawat Rp300 ribu tidak sebanding dengan kerugian penumpang

img_title
VIVA.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut