Sendok di Celana Dalam Selamatkan Remaja dari Kawin Paksa

Aksi anti-pemerkosaan dengan menggantung celana dalam.
Sumber :
  • Independent.

VIVA – Kota Gothenburg di Swedia menganjurkan kepada para gadis di bawah umur yang takut dibawa ke luar negeri untuk dipaksa menikah untuk menyelipkan sendok di pakaian dalam mereka sebelum melewati pemeriksaan bandara.

img_title Serangan AS ke Pesta Pernikahan di Iran Buat 68 Orang Luka

Menurut Katarina Idegard yang bertanggung jawab menangani kekerasan perempuan, para staf di Bandara Gothenburg telah diberitahukan protokoler untuk menanggapi temuan seperti itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sendok akan memicu detektor logam ketika Anda melewati pemeriksaan keamanan. Anda akan diamankan dan dapat berbicara dengan staf secara pribadi," kata Idegard.

img_title AS Serang Acara Pernikahan di Iran, 4 Orang Tewas

Tidak ada data pasti mengenai jumlah gadis yang dibawa ke luar negeri untuk pernikahan paksa. Namun Idegard mengatakan hotline nasional telah menerima 139 pengaduan tahun lalu tentang pernikahan anak atau pernikahan paksa.

Ide tersebut berasal dari badan amal Inggris, Karma Nirvana yang mengklaim bahwa cara semacam itu telah menyelamatkan sejumlah gadis di Inggris dari perkawinan paksa.

img_title Prabowo Beri Pesan Pernikahan untuk Kasesprinya Rizky Irmansyah, Apa Saja?

Menurut Karma Nirvana, menyembunyikan sendok di celana dalam adalah cara yang aman bagi para gadis muda untuk memberi peringatan kepada pihak berwenang yang sering kali sulit mendeteksi.

Menurut Idegard, sebagaimana dilansir South China Morning Post, saran tentang menyembunyikan sendok adalah bagian kampanye yang lebih luas untuk menangani kekerasan berbasis kehormatan di Gothenburg.

Pernikahan paksa adalah tindakan ilegal di Swedia bahkan jika dilakukan di luar negeri. Pelanggaran semacam ini dapat diganjar dengan hukuman penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun 2016 lalu, seorang ayah dihukum karena memaksa putrinya menikah di luar keinginannya setelah menipu anaknya sendiri agar melakukan perjalanan ke Afghanistan.

Dalam kasus lain tahun 2014, seorang gadis berusia 14 tahun yang dibawa oleh ayahnya ke Ethiopia ternyata untuk menikahi sepupu yang lebih tua dan berhasil diselamatkan setelah meminta bantuan seorang konselor sekolah melalui akun Facebook.
 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad

Kemenag Ungkap Kerentanan Nikah Siri, Korbannya Perempuan dan Anak

Kemenag menegaskan pentingnya pencatatan nikah demi memberikan kepastian hukum dan melindungi hak perempuan serta anak dari risiko yang ditimbulkan dari nikah siri

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut