Korsel Mau Buka Tur Wisata ke Korea Utara
- Reuters
VIVA – Pertemuan tingkat tinggi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada 12 Juni 2018 sangat menarik perhatian dunia.
Selain itu, meski denuklirisasi masih dianggap jauh dari kata pasti namun pemerintah di Korea Selatan kini sudah mempertimbangkan untuk memperluas tur wisata ke negara Korea Utara.
Sementara Korea Utara memiliki kontrol pariwisata ketat dan hanya segelintir pelancong yang memiliki kesempatan untuk berkunjung ke 'negara misterius' tersebut.
Orang asing yang diizinkan masuk ke Korut dilarang berinteraksi dengan penduduk setempat. Tur harus dipandu oleh operator tur swasta yang disetujui pemerintah dengan panduan yang telah dilatih oleh negara.Â
Tidak ada pilihan akomodasi atau makanan yang akan diberikan karena semua hal sudah diputuskan untuk para wisatawan yang dibolehkan masuk. Â
Korea Selatan saat ini belum mengizinkan warga negaranya untuk melakukan perjalanan ke Korea Utara. Namun seperti yang telah disebutkan, kebijakan itu tampaknya akan berubah.
Kementerian Kebudayaan Korsel sedang mempertimbangkan program tur Korea Utara. Dilansir dari Asian Correspondent, secara khusus kementerian itu sedang mempertimbangkan tiga tempat di antaranya:
1. Gunung Kumgang (Diamond Mountain)
Salah satu gunung paling terkenal di Korea Utara, Gunung Kumgang, terletak di Provinsi Kangwon yang jaraknya hanya 'selemparan batu' dari Provinsi Gangwon, yang menjadi tempat penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Februari 2018 lalu.
Gunung Kumgang memiliki puncak Birobong setinggi 5.374 Kaki dan area di sekitar gunung memiliki tempat wisata yang dikelola secara khusus. Wilayah ini juga memiliki beberapa resor liburan yang bisa dicapai menggunakan kapal.
Warga Korsel pernah diizinkan untuk mengunjung Gunung Kumgang tapi tur itu ditangguhkan ketika seorang turis Korsel berusia 53 tahun ditembak dan tewas ketika berjalan di pantai resor. Dia ditembak dua kali oleh seorang tentara Korut.
2. Kaesong
Terletak di Provinsi Hwanghae Utara di bagian selatan Korea Utara, Kaesong adalah ibu kota Korea selama kerajaan Taebong (901 hingga 918) dan Dinasti Goryeo (918 hingga 1392).
Kota ini dekat dengan Zona Demiliterisasi Korea (DMZ) dan satu-satunya kota yang telah berpindah tangan dari Korea Selatan ke Korea Utara sebagai akibat dari perjanjian gencatan senjata.