Sri Sultan Hamengku Buwono X Bakal Kunjungi AS, Ada Apa?

Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta tim kesenian dari Keraton Yogyakarta, akan melakukan kunjungan kebudayaan ke Amerika Serikat pada tanggal 5-12 November 2018. Kunjungan tersebut dalam rangka memenuhi undangan dari Wesleyan University yang terletak di Negara bagian Connecticut, Amerika Serikat. 

Ekonomi Yogyakarta Tumbuh 11,8 Persen, Mendagri Belajar ke Sultan HB X

Dikutip dari keterangan resmi Keraton ngayogyakarta Hadiningrat, Minggu 4 November 2018, universitas tersebut diketahui telah membuka program musik dan tari Jawa sejak pertengahan tahun 1960-an. Sehingga, banyak mahasiswa nya yang belajar di Yogyakarta, begitu pula banyak seniman dari Yogyakarta yang pernah tinggal di sana. 

Selain itu, Wesleyan University memiliki perangkat gamelan gaya Yogyakarta buatan Kota Gede yang masih aktif dimainkan hingga saat ini.

Pigai Ancam Laporkan ke Polisi, Begini Respons Sultan HB X

Selama berada di Wesleyan University, tepatnya pada 9 November 2018, tim kesenian Keraton Yogyakarta akan membawakan tiga tarian. di antaranya Fragment Tari Wayang Topeng - Klana Sewandana Gandrung, Tari Golek Menak Umarmaya-Umarmadi, dan Tari Bedhaya Sang Amurwabhumi. 

Dua dari sembilan orang penari yang akan membawakan tari bedhaya ini adalah puteri pertama dan keempat Sri Sultan Hamengku Buwono X, yaitu GKR. Mangkubumi & GKR Hayu. Sehari setelah pertunjukan tari, tepatnya pada tanggal 10 November 2018, akan digelar pertunjukan wayang golek menak dengan lakon "Bedhah Kebar". 

COVID-19 Melonjak, Sultan HB X Pertimbangkan Yogyakarta Lockdown

Sebelum tampil di Wesleyan University, tim kesenian keraton yang dipimpin oleh KPH. Notonegoro yang bertindak sebagai pimpinan atau Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kridhamardawa, akan pentas di Yale University, salah satu universitas terbaik dunia yang juga berada di Negara bagian Connecticut. 

Di Universitas ini KHP. Kridhamardawa akan menggelar pertunjukan wayang kulit purwa dengan lakon "Arjuna Wiwaha" pada 6 November 2018. Pertunjukan wayang kulit purwa ini bukan tanpa alasan ,karena Yale University menyimpan koleksi wayang kulit Jawa terbesar di Amerika Serikat. 

Setelah tampil di Connecticut, selanjutnya pada 11 November 2018, tim kesenian Keraton Yogyakarta akan tampil di Asia Society New York. Materi yang akan ditampilkan di museum serta pusat kebudayaan asia di Kota New York tersebut adalah tiga tari yang sama dibawakan di Wesleyan University.  
     
Lawatan budaya ke Amerika Serikat ini terlaksana melalui usaha panjang yang diprakarsai oleh pasangan GKR Hayu & KPH Notonegoro yang sejak tahun 2013-2017 tinggal di New York, Amerika Serikat. KPH Notonegoro pada saat itu bekerja di lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa, UNDP di Kota New York, sementara GKR Hayu melanjutkan studi S2 di Fordham University di kota yang sama. 

Selama tinggal di Amerika Serikat, GKR Hayu dan KPH Notonegoro aktif bermain gamelan dan menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang tertarik untuk mempelajari budaya jawa, di antaranya Wesleyan dan Yale University.

Lebih jauh lagi, KPH. Notonegoro yang sejak 2018 menjabat sebagai pimpinan KHP Kridhamardawa, unit di keraton yang menaungi pertunjukan seni dan budaya, bertekad untuk membawa budaya Jawa agar lebih dikenal di berbagai penjuru dunia. 

Selain menggelar pertunjukan seni budaya, dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X akan bertemu dengan Gubernur Connecticut, anggota kamar dagang dan industri, serta akademisi untuk membicarakan sejumlah kerja sama bidang ekonomi dan pendidikan. 

Karena itu, turut hadir dalam kunjungan ini antara lain perwakilan dari Badan Kerja sama dan Penanaman Modal (BKPM) dan Dinas Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya