Mesir Buka Dua Piramida Kuno dan Tertua Bagi Pengunjung

Piramida Agung, Mesir (Ilustrasi).
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Menteri Purbakala Mesir, Khaled el-Anany mengumumkan, wisatawan kini diizinkan untuk mengunjungi Piramida Bent dan piramida satelitnya di nekropolis kerajaan Dahshur, yang terletak sekitar 40 kilometer selatan Kairo. Kedua piramida tersebut adalah bagian dari Memphis Necropolis, Situs Warisan Dunia UNESCO.

img_title Mesir: Terusan Suez Harga Mati, Takkan Dijual demi Lunasi Utang

Piramida Bent, yang dibangun selama Kerajaan Lama Firaun Sneferu sekitar 2600 SM, unik karena memiliki dua struktur internal. El-Anany mengatakan Piramida Bent merupakan bentuk transisi dari konstruksi piramida antara Piramida Djoser Step (2667-2648 SM) dan Piramida Meidum (juga sekitar 2600 SM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentuk dan penampilan Piramida Bent terbilang tidak biasa seperti piramida pada umumnya. Di ketinggian 49 meter, yang sebagian besar dibangun dari struktur batu kapur halus, dibangun pada sudut 54 derajat yang curam, sebelum meruncing di bagian atas.

img_title 10 Keputusan VAR Paling Kontroversial di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Masih Jadi Perdebatan

Dilansir dari nytimes, El-Anany juga mengumumkan bahwa para arkeolog Mesir telah mengungkap koleksi sarkofagus dari batu, tanah liat dan kayu, beberapa di antaranya dengan mumi, di daerah tersebut.

Dia mengatakan, para arkeolog juga menemukan topeng penguburan kayu bersama dengan instrumen yang digunakan untuk memotong batu, yang berasal dari Zaman Akhir (664-332 SM).

img_title Viral! Aksi Bocah Indonesia Sindir Laga Argentina vs Mesir Sampai Disorot Media Asing

Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala, mengatakan mereka juga menemukan balok batu besar bersama dengan pecahan batu kapur dan granit yang menunjukkan keberadaan kuburan kuno di daerah tersebut.

Ilustrasi kecelakaan

Kecelakaan Bus di Mesir, 16 Orang Tewas-28 Luka

Setidaknya 16 orang tewas dan 28 lainnya terluka, Rabu, ketika sebuah bus penumpang terguling di provinsi Sinai Selatan, Mesir, menurut keterangan Kementerian Kesehatan.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut