Mencekamnya Papua Jadi Sorotan Dunia

Kerusuhan di Manokwari, ibu kota Papua Barat, Senin, 19 Agustus 2019.
Kerusuhan di Manokwari, ibu kota Papua Barat, Senin, 19 Agustus 2019.
Sumber :
  • istimewa

VIVA – Demonstrasi kembali pecah di Papua Barat. Pihak berwenang terlibat bentrok dengan kelompok demonstran, yang berujung enam pengunjuk rasa dan satu anggota militer tewas.

Satgas Damai Cartenz 2023 Tembak Mati Satu Anggota KKB Ananias Ati Mimin di Oksibil

Dilansir dari VIVAnews, Kamis 29 Agustus 2019, banyak media luar negeri memberitakan peristiwa yang mencekam itu. Salah satunya, Al Jazeera, yang mendapat laporan bahwa ada enam warga sipil Papua tewas.

“Beberapa orang terluka oleh tembakan. Pengunjuk rasa melarikan diri ke hutan, karena dikejar oleh polisi dan tentara,” ujar sumber tersebut.

Ungkap Alasan Sering Marah saat Sidang, Lukas Enembe: Tak Ada yang Percaya Jawaban Saya

Jumlah korban tewas sebanyak enam orang dari pihak sipil dan satu dari militer, juga diberitakan oleh media asal Inggris, Guardian. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi mengenai berapa jumlah korban.

“Polisi menembakkan peluru tajam ke kerumunan demonstran, yang berkumpul di luar kantor kabupaten. Enam orang tewas, dan dua lainnya luka parah," tulis media tersebut.

Wanita di Tasikmalaya Tewas Dianiaya Pelanggan karena Pelayanan Tak Memuaskan

Media yang berkantor di London itu menyatakan, telah berhasil mendapat pernyataan mengenai penyebab dari bentrokan, dari juru bicara Kepolisian Nasional Dedi Prasetyo.

Menurut Dedi, kerusuhan dipicu oleh munculnya ribuan demonstran yang berusaha masuk ke dalam Kantor Bupati Deiyai.

Sementara itu, media asal Australia menyebut, informasi mengenai jumlah korban dan kondisi terkini sulit untuk didapatkan. Sebab, penggunaan internet dibatasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi, demi memperkecil kemungkinan menyebarnya berita bohong atau hoax.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya