Pecah Kerusuhan, Bendera Hanoman Dikibarkan di Menara Masjid

Bendera Hanuman di masjid
Sumber :
  • twittter

VIVA – Kerusuhan yang meletus di New Delhi telah menewaskan lebih dari 34 orang. Kini kondisi di ibu kota India tersebut masih mencekam. Bentrok terjadi antara pemrotes melawan pendukung UU Kewarganegaraan baru yang dianggap antimuslim.

img_title Begini Strategi Polda Metro Jaya Buat Cegah Anak Terlibat dalam Kerusuhan

Dari data terakhir yang dikeluarkan pihak berwenang setempat, bentrokan tersebut juga mengakibatkan lebih dari 150 orang mengalami luka serius. Dan mayoritas korban memang umat muslim yang menjadi minoritas di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang lebih memprihatinkan, dalam aksi bentrokan tersebut, beberapa orang menjadikan masjid sebagai sasaran kemarahan. Aksi brutal sekelompok orang di India ini juga banyak tersebar di media sosial, twitter.

img_title Polda Metro Bongkar Skema Pendanaan Kerusuhan Demo, Janji Bayarkan Rp40-70 Ribu per Kepala

Bahkan dalam sebuah tayangan video yang sudah tersebar di twitter memperlihatkan sekelompok orang merusak sebuah masjid di Ashok Nagar dengan sangat brutal. Tampak beberapa orang menaiki menara Badi Masjid dan mengibarkan bendera Hanuman (Hanoman).

Aksi ini sendiri menuai kecaman di media sosial. Tak heran tagar #ShameOnYouIndia langsung menjadi trending di twitter. Tak sedikit yang menganggap aksi penyerangan masjid tersebut sebagai tindakan teroris yang sebenarnya. Banyak juga beredar gambar penyiksaan yang dilakukan sekelompok orang terhadap warga muslim.

img_title Polisi Kantongi Visum Bambang Setiawan yang Tewas Dikeroyok Saat Kerusuhan 27 Agustus, Bagaimana Hasilnya?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyak sekali kekerasan dan serangan, jendela-jendela dihancurkan hingga kami harus meninggakan gedung. Lemparan batu dan tembakan di mana-mana," ujar seorang saksi kerusuhan.

Diketahui bahwa UU Kewarganegaraan baru India memang diprotes karena diskriminatif terhadi minorias Muslim di sana. Di dalamnya antara lain ada pasal yang menerima pendatang dari negara konflik di sekitar India dan bisa menjadi warga negara kecuali pendatang Muslim. UU baru itu dianggap antimuslim.
 

Ilustrasi Lapas

Lapas Merauke Terbakar Usai Razia HP, Terungkap Kondisi Terbaru Napi yang Kabur

Kerusuhan yang berujung kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, mulai terkendali. Hal itu ditegaskan Kemenimipas.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut