Tewas Dirudal, Jenderal Pembakar Makam Khalifah Umar Jadi Target Intel

Jenderal Ramadan Yusuf
Sumber :
  • Arab21

VIVA – Ketua Komite Polisi Militer Hama - Komandan Divisi ke-9 Mayor Jenderal Ramadan Yusuf, telah dipastikan tewas dalam kondisi mengenaskan. Dia meregang nyawa akibat dibom militer Turki dengan menggunakan rudal dari pesawat tanpa awak dan artileri darat.

img_title Canggih dan Mengerikannya Il-96-300PU, Pesawat Kiamat yang Ditumpangi Presiden Rusia Vladimir Putin ke India

Pihak Suriah telah memastikan kematian sang jenderal yang pernah memegang kendali pasukan khusus itu, disebutkan seperti lansir situs media lokal di Arab, Mayjen Ramadan tewas di wilayah Jabal Al-Zawiya, Idlib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan pula, lokasi kematian Mayjen Ramadan memang merupakan target serangan militer Turki. Sebab saat penyerangan digencarkan, ada beberapa perwira militer Suriah pimpinan Presiden Basyar Hafizh al-Assad bersamanya.

img_title Hadiri KTT BRICS, Putin Datang dengan Pesawat ‘Kiamat’ Jadi Sorotan Dunia

Dan dipastikan jasad Mayjen Ramadan tak utuh lagi alias hancur akibat terjangan ledakan rudal-rudal yang ditembakkan militer Turki dari drone dan artileri.

Ledakan rudal dari drone Tukir ke lokasi Mayjen Ramadan Yusuf.

img_title Rusia Ditantang NATO Lewat Ukraina, Vladimir Putin: Kalian Jangan Main Api!

Kematian Mayjen Ramadan memang menjadi sorotan dalam pertempuran antara pasukan Suriah anti rezim Asaad bersama militer Turki dan milisi lainnya. Sebab, nama Mayjen Ramadan belum lama membuat geger dunia karena terkait dengan pembakaran makam Khalifah Umar bin Abdulaziz.

Makam Khalifah Umar II itu diperlakukan tak baik ketika Mayjen Ramadan dan pasukannya dibantu militer Rusia berhasil merebut Kota Idlib dari tangan kelompok anti Assad pada akhir Februari 2020.

Namun, dalam serangan itu. Ternyata Mayjen Ramadan dan pasukannya tak cuma menggempur wilayah pertahanan pasukan oposisi.

Tapi setelah berhasil memukul mundur lawan, mereka masuk ke wilayah Desa Maar Shimmareen, Desa Deyr Sharki dan Desa Hamdiyye. Lalu menutup paksa area pemakaman khalifah kelima pada Kekhalifahan Umayyah itu.

Jenderal Ramadan Yusuf

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makam cicit dari Khalifah Umar Bin Khattabitu ternyata tak cuma sekadar ditutup. Pasukan militer Suriah malah merusak dan melakukan penjarahan. Dan yang paling tak eloknya, Mayjen Ramadan membakar sebagian makam dan sengaja berfoto di lokasi itu lalu menyebarkannya di media-media di Suriah.

Ulah Mayjen Ramadan itu cukup menyulut amarah pasukan oposisi dan militer Turki. Karena tak ada yang menyangka sang jenderal tega menghancurkan makam seorang khalifah yang terkenal karena kesalehannya dalam sejarah Islam.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut