Pemerintah Libya Tuding Presiden Mesir Picu Perang Baru

VIVA Militer: Panglima Tentara Nasional Libya (LNA), Marsekal Khalifa Haftar
Sumber :
  • Middle East Eye

VIVA – Pemerintah Libya mengecam ancaman intervensi militer oleh Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi. Libya mengatakan komentar Sisi sama dengan 'memukul genderang perang'.

img_title Mesir: Terusan Suez Harga Mati, Takkan Dijual demi Lunasi Utang

Seperti diketahui, akhir pekan lalu, El-Sisi mengeluarkan peringatan kepada Government of National Accord (GNA) yang berbasis di Tripoli untuk tidak melewati garis depan saat ini antara mereka dengan pasukan yang setia kepada komandan pemberontak Khalifa Haftar, yang didukung Kairo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

El-Sisi yang mengunjungi pangkalan udara di Matrouh dekat perbatasan Libya, menyinggung kemungkinan mengirim misi eksternal jika diperlukan. Dia juga menambahkan bahwa setiap intervensi langsung di Libya adalah sah secara internasional.

img_title 10 Keputusan VAR Paling Kontroversial di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Masih Jadi Perdebatan

Menanggapi hal ini, Abdurrahman Shater selaku anggota Libyan High Council of State mengatakan keamanan dan demokrasi negaranya berada dalam bahaya, sejak el-Sisi bersikeras membawa pasukan militer yang tidak diterima oleh Libya.

"Lepaskan tanganmu dari kami, jangan ulangi tragedi di Yaman," tulis Shater dalam cuitan di Twitter, seperti dilansir Al Jazeera, Minggu 21 Juni 2020. Shater juga mengatakan Mesir telah melakukan intervensi dalam urusan internal Libya selama empat tahun.
 

img_title Viral! Aksi Bocah Indonesia Sindir Laga Argentina vs Mesir Sampai Disorot Media Asing
Ilustrasi kecelakaan

Kecelakaan Bus di Mesir, 16 Orang Tewas-28 Luka

Setidaknya 16 orang tewas dan 28 lainnya terluka, Rabu, ketika sebuah bus penumpang terguling di provinsi Sinai Selatan, Mesir, menurut keterangan Kementerian Kesehatan.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut