Disambut Positif, Pengumuman Ibadah Haji 2020 Jadi Trending Topic

Ilustrasi suasana di Kabah, Masjidil Haram, Arab Saudi.
Sumber :
  • Haramain

VIVA – Keputusan Kerajaan Arab Saudi untuk tetap akan menggelar pelaksanaan ibadah haji dan umrah disambut tanggapan positif dari sejumlah kalangan. Jagat dunia maya pun merespons keputusan tersebut dengan cukup antusias.

img_title Tutup Celah Penyimpangan, Kemenhaj Hapus Mekanisme Lunas Tunda Ganti

Perbincangan mengenai dilaksanakannya ibadah haji dan umrah pada tahun 2020 itu pun langsung menjadi trending topic di lini masa media sosial Twitter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah percakapan pun mencapai ribuan dan makin terus bertambah seiring meluasnya kabar baik tersebut.

img_title Wacana Kenaikan Biaya Haji 2027, Pimpinan DPR Minta Pemerintah Lakukan Rasionalisasi

Meski nantinya pelaksanaan ibadah haji dan umrah akan tetap harus mengikuti sejumlah ketentuan yang berlaku, namun hal tersebut rupanya tak menyurutkan respons positif atas kabar tersebut.

Baca juga: Warganet Geger, Ada Promo Workshop Sukses Poligami Seharga Rp4 Juta

img_title Bakom RI: Penyelenggaraan Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas 26 Tahun

"Arab Saudi telah memutuskan untuk mengadakan ibadah haji dengan jumlah jamaah haji yang sangat terbatas dari berbagai kebangsaan yang telah tinggal di Kerajaan Arab Saudi," tulis Haramain seperti dikutip VIVA.co.id, Selasa 23 Juni 2020.

Kerajaan Arab Saudi membatasi jumlah jemaah haji yang mengikuti ibadah. Tujuannya agar terhindar dari serangan Virus Corona atau COVID-19.

"Merupakan suatu kehormatan untuk melayani jutaan peziarah setiap tahun. Keputusan ini datang dari kepedulian yang konstan untuk keamanan dan keselamatan para peziarah dari dua Masjid Suci," tulis Haramain.

Baca juga: Video Eksklusif Penjemputan Mucikari Pemasok Anak ke Buronan FBI

"Keputusan telah diambil untuk memastikan haji dilakukan dengan cara yang aman dari perspektif kesehatan masyarakat sambil mengamati semua langkah pencegahan dan protokol jarak sosial yang diperlukan untuk melindungi manusia dari risiko yang terkait dengan pandemi ini," tulis Haramain.

Keputusan Pemerintah Arab Saudi untuk membuka ibadah haji 1441H/2020M dengan jumlah terbatas itu pun disambut baik oleh Pemerintah Indonesia.

Demi alasan keselamatan mencegah penularan COVID-19, Pemerintah Arab Saudi akhirnya mengizinkan ibadah haji digelar dalam jumlah terbatas untuk Warga Negara Saudi dan Warga Negara asing atau ekspatriat yang saat ini sudah berada atau berdomisili di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: WHO Akui Keampuhan Dexamethasone untuk Pasien Corona

Kerajaan Arab Saudi, pada Senin 22 Juni 2020, pukul 21.30 waktu setempat mengeluarkan keputusan ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut