AS Sita Uang Kripto Milik Al Qaeda dan Hamas Senilai Jutaan Dolar

Ilustrasi pengelola Bitcoin.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Agen Federal Amerika Serikat menyita Bitcoin dan lebih dari 300 dompet uang kripto senilai jutaan dolar yang dimiliki kelompok teroris. Uang kripto itu dikendalikan oleh Al-Qaeda dan lengan militer Hamas, Brigade Al-Qassam.

img_title Komentar Gubernur BI Usai Dolar AS Tembus Rp18.159

Dikutip dari Bussines Insider, Sabtu 15 Agustus 2020, Departemen Kehakiman AS dalam sebuah keterangannya mengatakan bahwa ini adalah penyitaan uang kripto terbesar yang pernah dilakukan Pemerintah AS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyitaan itu pun diklaim hanya sebagai bagian dari inisiatif untuk membongkar operasi keuangan kelompok teroris. Agen dan Biro Investigasi Federal, Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Layanan Pendapatan Internal AS, terlibat secara langsung dalam penyelidikan ini.

img_title Centcom Klaim 95% Kapal Melintas di Selat Hormuz dengan Aman, Meski Dapat Serangan Kecil

Baca juga: Jalani Perawatan di Rumah Sakit, Adik Donald Trump Sakit Parah

Terbongkarnya pola pendanaan baru kedua kelompok teroris ini dijelaskan bermula pada 2019 lalu. Kala itu, Al-Qaeda dan Al-Qassam mulai secara teratur meminta sumbangan dalam bentuk uang kripto atau cryptocurrency untuk mendukung tujuannya. 

img_title Bandara Riyadh Dibuka Lagi, AS Wanti-wanti Serangan Lanjutan Kelompok Houthi

Permintaan sumbangan itu di-publish melalui sejumlah akun sosial media yang dimiliki kedua kelompok itu. Sumbangan itu pun dikatakan akan digunakan untuk melakukan tindak kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengetahui Hal tersebut, Agen Federal AS pun dari berbagai agensi menyamar menyusup masuk ke akun media sosial tersebut. Hasilnya sekitar 150 akun uang kripto yang mengarahkan pada dompet Bitcoin dan beroperasi di AS berhasil disita,

Akun media sosial yang digunakan para teroris tersebut pun dibekukann. Termasuk akun Facebook yang digunakan ISIS untuk menjualalat pelindung diri (APD) COVID-19 Palsu. 

Jet Tempur AS, F-4 Phantom.

AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Amerika Serikat (AS) mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut