Kabinet Pemerintahan AS Diskusikan Pencopotan Donald Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sumber :
  • Google net

VIVA – Anggota kabinet di pemerintahan Amerika Serikat tengah membahas kemungkinan untuk mencopot Donald Trump dari kursi kepresidenan, setelah para pendukungnya menyerbu Gedung Capitol.

img_title Trump Incar Target Baru di Iran, Mojtaba Khamenei Peringatkan AS Perang Bisa Lebih Panjang

Diskusi difokuskan pada Amendemen ke-25 Konstitusi Amerika Serikat, yang memungkinkan pencopotan presiden oleh wakil presiden dan kabinet, jika dia dinilai tidak dapat menjalankan kekuasaan dan tugas dari jabatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk melaksanakan hal ini, Wakil Presiden Mike Pence harus memimpin kabinet dalam pemungutan suara, untuk menyingkirkan Donald Trump. Para pemimpin di Partai Republik mengatakan Amendemen ke-25 telah dibahas, lantaran tindakan Trump sudah di luar kendali.

img_title Jet Pribadi Jatuh di Permukiman Florida AS, 9 Orang Tewas

Baca juga: Pemerintah Berlakukan PPKM Bukan PSBB Jawa-Bali, Ini Bedanya

Dilansir dari Channel News Asia, Kamis 7 Januari 2021, kekacauan terjadi setelah Trump mendorong para pendukungnya untuk berunjuk rasa. Dia mengklaim kekalahannya dalam pemilu 3 November lalu tidak berdasar dan terjadi karena adanya penipuan besar-besaran.

img_title Trump Bilang Flavio Bolsonaro Bisa Tinggal di AS Selama yang Dia Mau

Komite Kehakiman DPR AS dari Partai Demokrat, telah mengirimkan surat kepada Wapres Pence, mendesaknya untuk bertindak menyingkirkan Trump. Mereka mengatakan Trump telah memicu tindakan pemberontakan dan merusak demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, empat orang dikabarkan tewas usai aksi mengerikan yang dilakukan pendukung Presiden Trump di gedung Kongres AS atau Capitol Hill. Kerusuhan yang terjadi pada Rabu waktu setempat tersebut dilakukan untuk menggagalkan pengesahan kemenangan Joe Biden.

Kepala Kepolisian Robert Contee mengatakan, empat orang dipastikan tewas saat kerusuhan di gedung Kongres AS. Mereka adalah gerombolan pendukung Trump yang berusaha mencegah pengesahan kemenangan pemilihan Joe Biden. (art)

Militer Israel dalam Acara Peringatan Prajurit Gugur Israel  di Yerusalem

Jelang Pemilu AS, Israel Tingkatkan Kesiagaan Militer di Tengah Ancaman Iran

Sehari menjelang pemilu paruh waktu AS, Israel masih memberlakukan status siaga militer tertinggi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan perang dengan Iran

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut