Divonis 1.075 Tahun Penjara, Siapa Harun Yahya

Adnan Oktar atau yang lebih dikenal Harun Yahya
Sumber :
  • Instagram

VIVA – Pengadilan Turki menjatuhkan vonis hukuman 1.075 tahun penjara terhadap Adnan Oktar alias Harun Yahya. Vonis itu karena Harun Yahya terbukti melakukan kejahatan seksual.

img_title Arab Saudi Siapkan Serangan Balasan terhadap Houthi, 100.000 Pasukan Bisa Dikerahkan

Vonis itu membuat nama Harun Yahya mencuat di jagat media sosial. Ia menjadi trending di Twitter pada Selasa pagi, 12 Januari 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari The Guardian, Oktar pernah bikin heboh karena menuai kecaman publik Turki terutama tokoh agama lantaran memiliki program ceramah kontroversi di stasiun televisi miliknya, A9.

img_title Skandal Judi Guncang Sepakbola Turki, 448 Pejabat Klub Disanksi

Sebab, program ceramah agama secara konyol itu dihadiri banyak wanita berpakaian seksi. Bahkan, sejumlah wanita itu disebut menjalani operasi plastik.

Oktar yang berusia 64 tahun itu ditangkap aparat di Istanbul pada 2018. Kepolisian Turki juga mencokoknya karena ada kejahatan keuangan yang dilakukan bersama organisasi sektenya.

img_title Video Penampakan Diduga Bahtera Nabi Nuh yang Ditemukan di Turki

Ia dicokok bersama lebih dari 200 tersangka lainnya yang tergabung dalam sekte pimpinan Oktar. Selain kejahatan seksual, Oktar juga disebut melakukan penipuan serta percobaan spionase politik dan militer. 

Fakta lain terkait Oktar bahwa ia pernah diduga punya hubungan erat dengan tokoh yang jadi musuh pemerintah Turki, Fethullah Gulen. Figur Gulen yang bermukim di AS itu pernah dituduh otoritas Turki melakukan upaya kudeta pada 2016.

Namun, Oktar pernah menyampaikan bantahan soal hubungan keterlibatannya dengan Gulen.

Selama persidangan sebelum vonis, hakim di pengadilan sudah mendengar rincian dakwaan kejahatan seks yang dilakukan Oktar dan sektenya. Bahkan, ada pengakuan Oktar dalam suatu persidangan pada Desember 2020. Dalam pengakuan itu, ia bilang memiliki hampir 1.000 pacar. 

"Ada luapan cinta di hati saya untuk wanita. Cinta adalah kualitas manusia. Itu adalah kualitas seorang muslim," kata Oktar dalam suatu persidangan pada Oktober 2020.

Bantah Teori Darwin

Terlepas dari isu kontroversi, Adnan Oktar atau Harun Yahya mencuat sebagai figur yang membantah teori evolusi Darwin. Dikutip dari laman Arabnews, Oktar adalah seorang intelektual dan penulis yang tinggal di Istanbul. 

Dunia internasional menyorotinya saat penelitiannya terkait argumen rasionalnya yang membantah kekeliruan teori Darwin.

Oktar juga sempat dikenal sebagai salah seorang tokoh pendukung Persatuan Islam Turki. Bagi dia, dengan adanya persatuan akan membantu menyelesaikan banyak masalah yang dihadapi dunia saat ini. Menurutnya, ada keinginan dirinya untuk mendukung dunia yang cinta damai.

“Saya juga ingin melihat terorisme dan kekerasan dihilangkan, perbedaan sektarian dan konflik di antara umat Islam diberantas dan keyakinan dan etika Islam dipromosikan di seluruh dunia," kata Oktar kepada Arabnews di Istanbul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oktar diketahui sudah menerbitkan lebih dari 300 buku. Sebagian buku di antaranya sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa termasuk Arab, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol. (ase)

Baca Juga: Harun Yahya Divonis Seribu Tahun Penjara

Sarapan ala Turki.

Mengenal Kahvalti, Tradisi Sarapan Turki yang Bikin Orang Betah Berlama-lama di Meja Makan

Bayangkan sebuah meja sarapan yang dipenuhi roti hangat, keju, zaitun, sayuran segar, telur, dan aneka selai buah. Secangkir teh mengepul di antara hidangan.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut