Derek Chauvin Diputus Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Derek Chauvin
Sumber :
  • bringmethenews

VIVA – Derek Chauvin diputuskan bersalah atas pembunuhan pria kulit hitam George Floyd di Minneapolis, Amerika Serikat pada tahun lalu. Chauvin yang saat itu masih menjadi petugas polisi terekam menekan leher Floyd ke jalanan yang membuat si pria tersebut kesulitan bernapas hingga kemudian tewas.

img_title Perang AS-Iran Masuk Bulan Kesembilan, Vance Ungkap Syarat Damai soal Nuklir

Dilansir laman BBC, rekaman video kekerasan yang dilakukan Derek Chauvin (45) itu berdurasi sekitar 9 menit yang memicu protes di sejumlah negara bagian di AS dan seruan tolak rasisme pada Mei tahun lalu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Derek Chauvin si mantan polisi diputus bersalah atas tiga hal yakni pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga dan pembantaian.

img_title Ibu Pengamen, Ayah Tiri Nganggur, Ini Sosok Ortu yang Tega Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Dia tetap harus berada di penjara sampai masa hukuman diputuskan dan diperkirakan mendekam di balik terali besi hingga berdekade lamanya.

Ada 12 anggota juri yang mempertimbangkannya yang mana mereka hanya butuh satu hari untuk mendapatkan keputusan bahwa Derek Chauvin bersalah telah membunuh George Floyd.

img_title Di Balik Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, Ada Fakta Mengejutkan soal Istri Sah Dwi Bagus

Hal itu mereka sampaikan pada Senin, 20 April 2021 dan setelah memberi keputusan, para juri diisolasi di sebuah hotel sehingga mereka jauh dari segala intervensi dan pihak-pihak yang bisa mempengaruhi keputusan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara pengacara keluarga Floyd, Ben Crump mengatakan bahwa putusan ini menjadi salah satu titik balik sejarah di AS.

"Hal yang amat sulit untuk mendapatkan keadilan itu akhirnya datang juga," kata Ben Crump melalui cuitan di Twitter.
 

Ilustrasi kapal di Selat Hormuz

Ledakan Terdengar di Iran saat Negosiasi dengan AS Berlangsung, Apa yang Terjadi di Selat Hormuz?

Ledakan terdengar di Pulau Qeshm dan Bandar Lengeh, Iran, pada 3 November 2026. Penyebab belum diketahui di tengah ketegangan Selat Hormuz. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut