Mengintip Ramadhan di Negara Komunis Kuba

Havana, Kuba
Sumber :
  • vstory

VIVA – Ramadhan tahun ini sudah masuk hari ke-20, umat muslim di seluruh dunia telah menjalankan ibadah puasanya dengan khusus. Termasuk, salah satunya adalah muslim yang berada di negara komunis Kuba.

img_title Umat Muslim Tanah Air Terus Bertransformasi, dari Teknologi hingga Gaya Hidup Modern

Di tengah kondisi pandemi COVID-19, Kuba masih belum mengizinkan aktivitas salah berjamaan di dalam masjid, sehingga warga muslim di negara tersebut masih melakukan ibadahnya di rumah masing-masing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duta Besar Indonesia di Havana Kuba, Nana Yuliana mengatakan untuk menekan perkembangan COVID-19, masjid-masjid di Kuba masih belum diizinkan untuk melakukan salat tarawih maupun salat lima waktu seperti sebelum pandemi.

img_title Di Tengah Hotel Mewah dan Kasino Makau, Ada Masjid dan Restoran Halal yang Bisa Jadi Penyelamat Wisatawan Muslim

Untuk itu, wargapun melakukan aktivitas Ramadhan di rumah masing-masing, dan salat tarawih maupun aktivitas buka puasa saat ini hanya bisa dilakukan oleh keluarga dekat.

"Beberapa komunitas muslim pun mengadakan kegiatan ceramah ataupun pengajian secara virtual di Kuba saat ini," kata Nana dikutip dari laporan tvOne, Senin 3 Mei 2021.

img_title Terungkap Alasan Maraknya Anak Muda Korea Selatan Memilih Masuk Islam

Adapun Nana menjelaskan bahwa perkembangan islam di Kuba sangat pesat. Muslim negara komunis ini kurang lebih mencapai 10 ribu orang atau 0,1 persen dari total populasi penduduk Kuba yang sebanyak 11,3 juta orang.

"Perkembangannya semakin pesar dengan makin banyaknya pelajar dari kawasan timur tengah dan sekitarnya yang menempuh pendidikan di bidang kedokteran," jelasnya.

Nana mengungkapkan, agama islam di Kuba mulai berkembang sejak abad ke-16 hingga 19, saat itu Spanyol menguasai Kuba. Meski, negara Komunis Kuba memberi kebebasan warganya untuk beragam dan dilindungi.

Bahkan, kebebesan Kuba dalam beribadah terlihat dari cara pemerintahnya memberikan bantuan dalam mendirikan masjid kepada komunitas muslim di negaranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Nana menuturkan untuk jumlah Warga Negara Indonesia di Kuba saat ini sebanyak 56 orang, di mana sebagian besarnya merupakan para Staff di KBRI Havana.

Laporan kontributor tvOne: Yanri Subekti

Pemuda Masjid

Pemuda Masjid Dunia Rancang Program untuk Pengentasan Kemiskinan

Pemuda Masjid Dunia mengapresiasi langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang dinilai konsisten menghadirkan program-program nyata dan bermanfaat bagi umat.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut