Kardinal Jerman Mengundurkan Diri, Paus Fransiskus Tak Menerima

Paus Fransiskus.
Sumber :
  • Instagram @franciscus

VIVA – Paus Fransiskus menolak pengunduran diri Kardinal Jerman Reinhard Marx sebagai uskup agung Munich atas krisis pelecehan seksual Gereja, dengan mengatakan dia setuju bahwa kasus itu adalah sebuah "malapetaka" di seluruh dunia tetapi pejabat Gereja itu harus tetap tinggal.

img_title Fakta Tak Terduga Pembacok Bobotoh Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Bukan Suporter Bola dan Bawa Celurit ke Mana-mana

Marx, salah satu tokoh liberal Katolik Roma yang paling berpengaruh, menawarkan untuk mengundurkan diri awal bulan ini, dengan mengatakan dia harus berbagi tanggung jawab institusional atas pelecehan seksual oleh para imam selama beberapa dekade terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah surat kepada Marx yang ditulis pada Kamis dan dirilis oleh Vatikan, Fransiskus mengatakan dia memahami motivasi di balik tawaran Marx untuk mengundurkan diri, tetapi tidak akan menerimanya.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

"Itulah jawaban saya, Saudaraku. Lanjutkan seperti yang Anda sarankan, tetapi sebagai Uskup Agung Munich," kata Fransiskus kepada Marx dalam surat itu, yang ditulis dalam Bahasa Spanyol.

Sebagai mantan ketua konferensi uskup Katolik Jerman, Marx tidak dicurigai berpartisipasi dalam pelecehan atau penyamaran.

img_title Gugatan Warga Korban Karhutla Ditolak MK, Ini Alasan Hakim

Gereja sedang menyelidiki tuduhan pelecehan di keuskupan agung Jerman lainnya, Cologne, setelah sebuah laporan pada Maret menemukan ratusan korban di sana.

"Saya setuju dengan Anda bahwa ini adalah malapetaka: sejarah menyedihkan pelecehan seksual dan cara Gereja menanganinya sampai saat ini," kata Paus Fransiskus.

“Menyadari kemunafikan dalam cara kita menjalani iman kita adalah anugerah dan langkah pertama yang harus kita ambil. Kita harus bertanggung jawab atas sejarah ini, baik sebagai individu maupun sebagai komunitas. Kita tidak bisa acuh tak acuh dalam menghadapi kejahatan ini," kata dia dalam surat itu.

Mendeklarasikan bahwa "seluruh Gereja berada dalam krisis" atas pelecehan, Paus Fransiskus mengatakan tidak dapat lagi mengambil "kebijakan langsung" atas krisis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menerima krisis, sebagai individu dan sebagai komunitas adalah satu-satunya cara yang bermanfaat," ujar Fransiskus.

Marx (67) adalah anggota "kabinet dapur paus"---sekelompok kecil kardinal dari seluruh dunia yang memberi nasihat kepada paus tentang berbagai masalah, termasuk masalah ekonomi. Dengan tetap berada di kedua posisi tersebut, ia dapat terus membantu paus dengan reformasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut