Lockdown Dicabut, Taj Mahal Dibuka Kembali untuk Umum

Taj Mahal
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Taj Mahal yang ikonik di India dibuka kembali untuk umum hari ini meski negara itu, yang masih belum pulih dari gelombang kedua pandemi COVID-19. India bergegas untuk mencabut pembatasan dalam upaya untuk merevitalisasi ekonominya.

img_title KPK Ungkap Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Potensi Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

Monumen abad ke-17, yang dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan di kota utara Agra itu, ditutup pada awal April ketika India memberlakukan tindakan penguncian yang ketat dalam upaya menahan lonjakan kasus COVID-19 yang masih membunuh ribuan orang setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya 650 wisatawan yang diizinkan masuk ke dalam bangunan Taj Mahal kapan saja, kata Prabhu Singh, Hakim Distrik Agra.

img_title Fakta Tak Terduga Pembacok Bobotoh Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Bukan Suporter Bola dan Bawa Celurit ke Mana-mana

Monumen marmer putih itu biasanya menarik 7 hingga 8 juta pengunjung setiap tahun, atau rata-rata lebih dari 20.000 orang per hari.

Negara bagian Uttar Pradesh, tempat kota Agra berada, melaporkan 270 kasus baru COVID-19 dalam semalam dan 56 kematian. Uttar Pradesh adalah salah satu negara bagian tersulit di India dalam hal total kasus COVID-19.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

Monumen-monumen lain yang dilindungi federal, termasuk Benteng Merah New Delhi dan Qutub Minar, juga dibuka kembali untuk turis pada Rabu 16 Juni 2021.

Pembukaan monumen untuk para turis itu dilakukan bahkan ketika negara berpenduduk terbesar kedua di dunia itu masih berstatus sangat waspada atas kenaikan angka kerumunan di kota-kota besar yang mengancam akan memicu lonjakan lain kasus infeksi corona.

Media India melaporkan kemacetan lalu lintas dan lonjakan wisatawan pekan ini ke arah stasiun bukit utara Shimla, yang terkenal dengan pemandangan indah puncak Himalaya yang tertutup salju. Kondisi itu semakin meningkatkan kekhawatiran tentang penyebaran virus corona.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian kesehatan India pada Rabu melaporkan 62.224 kasus baru COVID-19 dalam semalam, sedikit lebih tinggi dari angka kasus pada hari sebelumnya tetapi masih jauh di bawah jumlah kasus saat puncak pandemi pada Mei yang mencatat lebih dari 400.000 kasus infeksi harian.

Total kasus COVID-19 negara Asia Selatan itu sekarang mencapai 29,63 juta, sementara total kematian akibat infeksi virus corona mencapai 379.573 jiwa. India mencatat tambahan korban jiwa akibat COVID-19 sebanyak 2.542 semalam. (Ant/Antara)

Mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Terungkap Aliran Uang Rp40 Juta per Pekan ke Menteri 'RAMA' yang Diduga Merujuk Menteri Imipas, Ini Respons KPK

KPK belum memastikan apakah Menteri Imipas Agus Andrianto akan dipanggil untuk memberikan keterangan dalam sidang kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut