Daftar Negara yang Evakuasi Warganya dari Afghanistan
- ANTARA FOTO
VIVA – Berbagai negara di dunia berbondong-bondong membawa keluar warganya dari Afghanistan sesegera mungkin.  Sebelum tenggat 31 Agustus berakhir, di tengah keamanan yang memburuk.
Diketahui, AS dan negara-negara mitranya telah mengevakuasi sekitar 111.000 orang sejak 14 Agustus, yaitu satu hari sebelum Taliban menguasai Kabul, kata Gedung Putih pada Jumat lalu.
Dilansir, Minggu, 29 Agustus 2021, dari Antara mengutip Reuters, berikut keterangan rinci soal upaya evakuasi oleh negara per negara:
1. Amerika Serikat
Militer AS, jika diperlukan, akan terus menerbangkan orang-orang dari bandara Kabul sampai 31 Agustus, kata Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS.
Namun, kata Pentagon, militer AS pada hari-hari terakhir akan memprioritaskan penarikan pasukan dan peralatan militer. Sementara itu, Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintah sejak 14 Agustus telah mengevakuasi 5.100 warga negara AS.
Di Afghanistan, masih ada sekitar 1.500 warga negara AS. Washington sedang berupaya mengontak mereka atau sudah memberikan instruksi kepada mereka soal bagaimana mereka bisa mencapai bandara Kabul.
2. Kanada
Pasukan Kanada di Kabul pada Kamis pekan ini telah mengakhiri upaya untuk membawa keluar warga negaranya maupun warga negara Afghanistan dari negara itu. Demikian disampaikan penjabat kepala staf pertahanan, Jenderal Wayne Eyre.
Eyre mengatakan, Kanada sudah mengevakuasi atau membantu evakuasi sekitar 3.700 warga Kanada dan Afghanistan.
3. Inggris
Pasukan Inggris telah memasuki tahap akhir evakuasi orang-orang dari Kabul dan sudah menutup fasilitas-fasilitas proses evakuasi, kata Kementerian Pertahanan Inggris, Jumat.
Upaya yang dijalankan sekarang difokuskan pada evakuasi para warga negara Inggris dan negara-negara lainnya yang sudah mendapat izin meninggalkan Afghanistan dan sudah berada di bandara, kata kementerian tersebut.
Kemenhan mengatakan tidak ada lagi orang-orang yang akan dipanggil mendatangi bandara untuk diterbangkan. Inggris telah mengevakuasi lebih dari 137.000 warga negara Inggris serta warga Afghanistan.
Jumlah itu merupakan yang terbesar kedua dalam operasi pengangkutan oleh Angkatan Udara Inggris sejak Penerbangan Berlin pada 1949, kata kemenhan.
Baca juga:Â Kemenkes Ungkap Cara Masyarakat Bisa Akses Vaksin Nusantara
4. Jerman
Jerman telah menghentikan penerbangan evakuasi sejak Kamis (27/8). Militer Jerman sudah menerbangkan 5.347 orang, termasuk lebih dari 4.100 warga Afghanistan.