Prancis Meradang, Tarik Duta Besarnya di AS dan Australia

VIVA Militer: Presiden Prancis, Emmanuel Macron
VIVA Militer: Presiden Prancis, Emmanuel Macron
Sumber :
  • The Independent

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Amerika Serikat menyesali keputusan Prancis untuk menarik duta besarnya dan bahwa Washington telah berbicara dengan Prancis mengenai penarikan itu. Pejabat tersebut mengatakan Amerika Serikat akan melakukan pembicaraan Prancis beberapa mendatang untuk menyelesaikan perbedaan pandangan. 

Seorang juru bicara perdana menteri Australia menolak berkomentar tentang masalah ini.

Berusaha menenangkan

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pada Kamis mencoba menenangkan protes Prancis. Dia menyebut Prancis sebagai mitra penting di Indo-Pasifik.

Sebelumnya pada Jumat, Perdana Menteri Australia Scott Morrison menolak kritik Prancis bahwa Prancis belum diberi peringatan tentang kesepakatan baru itu.

Menurut Morrison, dirinya sudah menyinggung topik itu ketika melakukan pembicaraan dengan sang presiden Prancis --bahwa Australia kemungkinan membatalkan kesepakatan proyek kapal selam 2016 dengan sebuah perusahaan Prancis.
  
Morrison mengakui hubungan Australia-Prancis menjadi rusak tetapi bersikeras dia telah memberi tahu Macron pada Juni bahwa Australia telah merevisi pemikirannya.

“Kami makan malam cukup lama di Paris. Saya memperjelas kekhawatiran kami yang sangat signifikan perihal kemampuan kapal selam konvensional untuk menghadapi lingkungan strategis baru yang kami hadapi,” katanya kepada 5aa Radio.