Prancis Meradang, Tarik Duta Besarnya di AS dan Australia

VIVA Militer: Presiden Prancis, Emmanuel Macron
VIVA Militer: Presiden Prancis, Emmanuel Macron
Sumber :
  • The Independent

Pierre Morcos, peneliti tamu pada lembaga kajian Center for Strategic and International Studies di Washington, menyebut langkah Prancis itu "bersejarah."

"Kata-kata meyakinkan seperti yang terdengar kemarin dari Menlu Blinken tidak cukup untuk Paris --terutama setelah pihak berwenang Prancis mengetahui bahwa proses pembuatan perjanjian itu berlangsung selama berbulan-bulan," katanya. (Ant/Antara)