Menebak Wajah Yesus

VIVAnews - Selama ini, umat Kristiani di dunia mengenal wajah Yesus sesuai penggambaran para pelukis Reinaissance sekitar abad 14-16. Wajahnya digambarkan berkulit putih, berambut pirang panjang bergelombang, dan berbola mata biru.

Sebuah penelitian ilmiah baru-baru ini mencoba mencari kebenaran rupa asli Yesus. Menggunakan teknologi komputer 3-D, sejumlah pakar seni digital mereka-reka rupa Yesus dengan menganalisa kain kafan bernoda darah yang membalut jasad Yesus di pusara.

Mereka mengklaim pendekatan ini berhasil merekonstruksi wajah asli sang Juru Selamat umat Kristiani itu. "Saya mendapat banyak informasi tentang wajah Yesus dari sehelai kain kafan, dan saya yakin cara ini bisa mengungkap sketsa wajah yang paling mirip," ujar Ray Downing yang memimpin penelitian ini.

Downing mengatakan, gambaran wajah Yesus yang dihasilkan komputer berbeda dengan yang terlukis di kain kafan. "Itu karena kami mentransformasi gambar 2-D menjadi bentuk 3-D untuk mendapatkan sketsa wajah asli," ujarnya tanpa mempedulikan perdebatan mengenai keaslian kain kafan itu.

Penggambaran Yesus yang didapat Downing sama sekali berbeda dengan lukisan para pelukis Reinaissance. Yesus digambarkan memiliki kulit yang cenderung gelap dengan tinggi badan sekitar 172,72 sentimeter.

Penggambaran Yesus bukan seorang kulit putih juga pernah diungkap dalam sejumlah penelitian terdahulu. Penelitian yang dilakukan tim BBC London mengungkap wajah Yesus berkulit hitam dengan sepasang mata hitam, dan berambut hitam kusut.

Seperti dikutip dari laman Telegraph, rencananya kain kafan yang memperlihatkan sketsa wajah Yesus itu akan dipamerkan di Turin Cathedral bulan depan.