Aktivis Muda Interupsi Pidato Presiden COP26 Alok Sharma

COP26
Sumber :
  • Dokumentasi

VIVA – Sejumlah aktivis menyela pidato Presiden Conference of the Parties atau COP26 COP26, Alok Sharma. 

img_title Prabowo Sebut BRICS Miliki Modal Bangun Abad Hijau di Tengah Tantangan Perubahan Iklim

Sharma berbicara pada upacara penutupan konferensi pemuda atau Conference of Youth (COY) 16 pada Sabtu malam ketika sekelompok delegasi berdiri dan mencapnya sebagai "munafik" atas dukungan Pemerintah Inggris terhadap ladang minyak Cambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delegasi muda memimpin nyanyian dari kerumunan sebelum berjalan keluar dari auditorium di Universitas Strathclyde. Mereka mengangkat bendera hijau bertuliskan “Fridays for Future”, sementara yang lain membacakan pernyataan.

img_title Karhutla dan Gelombang Panas Jadi Kombinasi Maut, WMO Beri Peringatan

Para aktivis muda ini berkata: “Alok Sharma dan Pemerintah Inggris adalah orang-orang munafik, demikian dikutip dari heraldscotland, Senin 1 November 2021. 

“Mereka membuka ladang minyak Cambo yang baru, mereka mensubsidi miliaran dolar untuk bahan bakar fosil namun tidak akan memperhatikan para pekerja yang membutuhkan transisi yang adil.

img_title PBB Sebut Bumi Makin Kritis

“Di mana dukungan untuk negara-negara dalam krisis sebagai akibat dari sejarah kolonial kita?”

COY16 adalah acara pemuda resmi untuk COP26, yang menyatukan delegasi dari kalangan muda dari seluruh dunia. Kegiatan tersebut  dimulai pada Kamis, dan pada upacara penutupan Jumat pekan lalu. 

Dalam pidatonya, Sharma mengatakan: “Saya melihat diri saya sebagai bagian dari gerakan kolektif ini bersama Anda.

“Apa yang kami coba capai adalah membuat para pemimpin dunia berkomitmen untuk membatasi pemanasan global.

“Secara sederhana, itulah yang kami coba lakukan.”

Juru kampanye lingkungan telah menyerukan agar rencana untuk memulai ekstraksi di ladang minyak Cambo, di sebelah barat Kepulauan Shetland, dibatalkan.

Setelah tertunda karena Pandemi COVID-19, Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim PBB resmi dibuka tadi malam (waktu setempat) oleh Presiden COP26 Alok Sharma. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertema Leading Action Togethet Climate, COP26 diselenggarakan di Glasgow, Skotlandia mulai 31 Oktober hingga 12 November.

Ilustrasi cuaca panas.

Ngeri! Panas Ekstrem di Eropa Menelan 50 Ribu Korban Jiwa, Angka Kematian Lampaui Rekor 2022

Gelombang panas Eropa pada musim panas 2026 diperkirakan menewaskan 50.391 orang. Sebanyak 32.619 kematian dikaitkan dengan pemanasan akibat aktivitas manusia.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut