Omicron Muncul, Australia Tinjau Kembali Pembukaan Perbatasan

Sydney, Australia.
Sydney, Australia.
Sumber :
  • abc news

VIVA – Australia akan meninjau rencana untuk membuka kembali perbatasan bagi pekerja migran terampil dan pelajar mulai 1 Desember, setelah negara itu melaporkan kasus pertama virus corona varian Omicron.

Dua orang yang tiba di Sydney dari Afrika bagian selatan terbukti positif terinfeksi varian baru tersebut pada Minggu (28/11), ketika pejabat Australia memerintahkan karantina 14 hari untuk warganya yang kembali dari sembilan negara Afrika.

Namun, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan "masih terlalu dini" untuk memberlakukan kembali keharusan karantina di hotel selama dua minggu bagi pelancong asing.

Ia mendesak orang-orang untuk tetap tenang karena data yang ada belum sepenuhnya memastikan tingkat keparahan, penularan, dan resistensi vaksin dari varian Omicron.

"Jadi kami hanya mengambil satu langkah pada satu waktu, mendapatkan informasi terbaik, membuat keputusan yang tenang dan masuk akal," kata Morrison kepada Nine News, Senin.

Omicron, yang dinyatakan sebagai "varian yang perlu diwaspadai" oleh Organisasi Kesehatan Dunia, berpotensi lebih menular daripada varian-varian sebelumnya. Namun, para ahli belum tahu apakah varian itu akan menyebabkan COVID-19 yang lebih atau kurang parah dibandingkan dengan jenis lainnya.

Morrison mengatakan komite keamanan nasional akan bertemu pada Senin malam untuk menilai relaksasi pembukaan kembali perbatasan yang dijadwalkan mulai Rabu mendatang.