Omicron Bikin Pembatasan Perjalanan 'Hidup' Lagi

Ilustrasi COVID-19/virus corona
Ilustrasi COVID-19/virus corona
Sumber :
  • Pixabay/geralt

Varian ini memiliki mutasi lonjakan yang memungkinkannya dideteksi dengan tes genotipe yang memberikan hasil jauh lebih cepat daripada pengurutan genom, kata Lessells. Bukti awal dari tes ini menunjukkan bahwa B.1.1.529 telah menyebar lebih jauh dari Gauteng. 

"Kami khawatir varian ini mungkin sudah beredar cukup luas di dalam negeri," kata Lessells

WHO dalam pernyataan terakhirnya, menyatakan varian Omicron memiliki beberapa mutasi kasus yang cepat menyebar di Afrika Selatan. Namun demikian, penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengukur apakah Omicron lebih cepat menular dari orang ke orang dibandingkan dengan varian lain, termasuk Delta. 

Memang, jumlah orang yang dites positif meningkat di wilayah Afrika Selatan akibat terkena varian ini, tetapi studi epidemiologi sedang dilakukan untuk memahami apakah itu benar-benar karena Omicron atau faktor lainnya.

Pun dengan tingkat keparahan penyakit, menurut WHO, belum jelas apakah infeksi Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan infeksi dengan varian lain, termasuk Delta. 

Data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi ini mungkin disebabkan oleh peningkatan jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik dengan Omicron. 

Saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa gejala yang terkait dengan Omicron berbeda dari varian lainnya. Infeksi awal yang dilaporkan terjadi di antara mahasiswa atau individu yang lebih muda yang cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan. Akan tetapi, untuk memahami tingkat keparahan varian Omicron akan memakan waktu berhari-hari hingga beberapa minggu.