Menhan AS Positif COVID-19, Mengaku Sudah Divaksin Booster

Menteri Pertahanan (Menhan) AS Lloyd Austin
Sumber :
  • Antara

VIVA – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin dinyatakan terinfeksi positif COVID-19 dengan gejala ringan. Austin yang telah menerima dosis vaksin COVID-19 lengkap, bahkan sudah menerima suntikan penguat dosis ketiga atau booster, mengalami gejala COVID-19 sejak sepekan terakhir. 

img_title Komentar Gubernur BI Usai Dolar AS Tembus Rp18.159

Dalam pernyataan Minggu, Austin terakhir bertemu Presiden Joe Biden pada 21 Desember 2021. Austin meminta tes sebelumnya pada Minggu setelah mengalami gejala saat berlibur di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini Austin tengah menjalani karantina mandiri di rumahnya dan akan tetap bekerja selama menjalani karantina selama lima hari.

img_title Centcom Klaim 95% Kapal Melintas di Selat Hormuz dengan Aman, Meski Dapat Serangan Kecil

"Seperti yang dijelaskan dokter saya, status saya yang divaksin penuh dan booster yang saya terima pada awal Oktober telah membuat infeksi jauh lebih ringan daripada yang seharusnya," kata Austin.

Austin adalah salah satu anggota paling senior dalam pemerintahan Presiden Joe Biden yang dites positif COVID-19. Pada Oktober, Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.

img_title Bandara Riyadh Dibuka Lagi, AS Wanti-wanti Serangan Lanjutan Kelompok Houthi

Kabar mengenai Austin yang terinfeksi COVID-19 muncul ketika Pentagon pekan lalu memperketat pembatasan di kantor pusatnya karena kekhawatiran tentang varian Omicron yang sangat menular, yang telah menyebabkan peningkatan tajam kasus COVID-19 di seluruh dunia.

Militer dihadapkan pada tantangan untuk menjaga kesiapan militer untuk pasukan, seringkali dalam jarak dekat di kapal dan pesawat.

Austin mengatakan dia berencana untuk menghadiri rapat-rapat secara virtual jika memungkinkan dan dia akan mempertahankan seluruh kewenangannya. Dia menambahkan bahwa wakilnya, Kathleen Hicks, akan mewakilinya dalam beberapa hal.

"Saya terus mendorong semua orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan booster. Ini tetap soal kemauan," kata Austin.

Sekitar 98 persen pasukan yang bertugas aktif telah menerima vaksin COVID-19, yang sekarang diwajibkan bagi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AS melaporkan sedikitnya 346.869 kasus baru virus corona pada Sabtu (1/12), menurut hitungan Reuters. Jumlah kematian akibat COVID-19 di AS naik sedikitnya 377 menjadi 828.562. (ant)

Jet Tempur AS, F-4 Phantom.

AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Amerika Serikat (AS) mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut