Mengenal Aliran Wahhabi di Arab Saudi yang Perlu Umat Islam Ketahui

Komik wahabi salafi (Twitter/GusNajb)
Komik wahabi salafi (Twitter/GusNajb)
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Mungkin sebagian dari kalian belum banyak yang mengetahui tentang aliran Wahhabi. Wahhabi sendiri merupakan sebutan yang diberikan kepada mereka yang ikut dalam ajaran Muhammad Ibn Abd al-Wahhab. Para penganut aliran ini kerap dikatakan sebagai Salafi dan memang mereka lebih menyukai untuk disebut demikian. Namun, semua Wahhabi merupakan Salafi, tapi tidak semua Salafi adalah Wahhabi. Maka dari itu, kamu harus mengetahui ciri-ciri aliran tersebut supaya bisa membandingkan ajaran yang tepat dan kurang tepat.

Hal ini bertujuan supaya nantinya umat Islam tidak terjerumus ke dalam aliran yang kurang tepat. Aliran Wahhabi ini identik dengan cara memahami Al Quran dan sunnah secara sempit dan tekstual. Maka dari itu, mereka sangat mudah mengatakan bid’ah dan mengkafirkan orang tidak mengikuti pemahaman mereka. Selain itu, pemikiran dari Muhammad bin Abd al-Wahhab ini memang sejak dulu mengundang kritikan dan juga hujatan dari banyak orang. Nah, supaya mengenal lebih dalam mengenai aliran Wahhabi ini, mari kita simak ulasan berikut ini yang disadur dari The Conversation.

Mengenal tentang Aliran Wahabi

Komik wahabi salafi (Twitter/GusNajb)

Komik wahabi salafi (Twitter/GusNajb)

Photo :
  • U-Report

Sebelum memahami ciri-ciri Wahhabi, ada baiknya terlebih dahulu memahami apa itu Wahabi. Wahhabi adalah aliran Islam yang menargetkan pengikut Muhammad bin Abdul al-Wahhab. Mohammed bin Abdul Wahhab berasal dari wilayah Najd di bagian timur Kerajaan Arab Saudi. Mengenai tempat kelahiran sosok Wahib ini, Nabi SAW bersabda: “Di sana akan muncul kegoncangan dan fitnah, dan di sana pula nanti muncul tanduk setan.” (HR Al-Bukhari).

Pernyataan Nabi ini mungkin tidak berhubungan langsung dengan Muhammad bin Abdul Wahhab, tetapi fakta sejarah menunjukkan bahwa beberapa kelompok percaya bahwa umat Islam lahir di wilayah tersebut. Meski Muhammad bin Abdul Wahhab sangat disegani oleh para pengikutnya, namun perlu diketahui bahwa ayah kandung Mohammad bin Abdul Wahhab sendiri sudah lama aneh dan asing dengan ide anaknya tersebut.

Sejak kematian ayahnya, Muhammad bin Abdul Wahab bebas berbicara dan menyerang umat Islam yang bertentangan dengan dengan pendapatnya. Pendiri Wahhabi ini memiliki pemahaman yang sangat sempit dan sangat tekstual tentang Al Quran dan Hadis, sehingga mereka rentan terhadap bid'ah dan tidak mempercayai orang-orang yang tidak mengikuti pemahaman mereka.