Sebar Video Majikan Telanjang, TKI di Singapura Dibui 17 Bulan Penjara

Ilustrasi pengadilan.
Ilustrasi pengadilan.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditugaskan untuk merawat seorang pria tua telah dijatuhi hukuman 17 bulan penjara oleh pengadilan Singapura, karena merekam video pria tua rentan tersebut dalam keadaan telanjang, pada Kamis 27 Januari 2022.

Dilansir Straits Times, Rabu 2 Februari 2022, tenaga kerja wanita berusia 33 tahun itu di pengadilan mengaku bersalah atas dua tuduhan merekam korban telanjang tanpa persetujuannya.

Dalam sidang pengadilan disebutkan wanita asal Indonesia itu membagikan salah satu klip video  kepada pihak yang tidak dikenal melalui platform media sosial WhatsApp. Dia merekam klip kedua pada aplikasi video pendek TikTok dari ponselnya.

Dia juga mengakui dua tuduhan sengaja mendistribusikan rekaman tanpa persetujuan.

Pembantu, yang namanya telah diedit dari dokumen pengadilan, tidak dapat diidentifikasi karena perintah pembungkaman untuk melindungi identitas pria berusia 74 tahun itu. Korban didiagnosis dengan beberapa kondisi penyakit, termasuk beberapa abses otak, pada Desember 2019.

Wakil Jaksa Penuntut Umum, Foong Ke Hui mengatakan, "Korban, karena kelemahan fisiknya, tidak dapat melindungi dirinya dari pelecehan, kelalaian atau pengabaian diri."

Putra korban mempekerjakan TKW tersebut di apartemen mereka pada 1 Februari 2020. Pada akhir bulan tahun itu, wanita itu menggunakan ponselnya untuk merekam video telanjang lansia malang itu ketika keduanya berada di kamar mandi. Dalam klip video berdurasi sembilan menit, pembantu itu terlihat menatap dan tersenyum ke kamera.