Daftar Negara yang Jatuhkan Sanksi Berat kepada Rusia
- Dailymail (video)
VIVA – Tak lama setelah Rusia mengeklaim wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina memisahkan diri dari Donblas dan mengirim pasukan dengan dalih penjaga keamanan, negara-negara di dunia bereaksi. Pengakuan Rusia atas kemerdekaan 2 wilayah itu menuai kecaman internasional.
Oleh karena itu negara-negara yang diinisiasi awalnya oleh Amerika Serikat sepakat memberikan tekanan berupa sanksi kepada Rusia. Sanksi yang dijatuhkan dapat berupa larangan perjalanan dan pembatasan ekspor hingga embrago perdagangan dan penyitaan aset.
Melansir dari First Post, Rabu 23 Februari 2022, sanksi ekonomi adalah alat kebijakan yang tidak memiliki kekuatan militer untuk menghukum atau mencegah tindakan yang tidak menyenangkan. Namun sanksi juga berlaku secara luas di luar perbatasan negara yang memberikan sanksi dan dapat merugikan target mereka di tengah meningkatnya perdagangan global dan saling ketergantungan ekonomi.
Sanksi dapat memiliki konsekuensi yang sangat serius bagi negara penerima dan harapannya adalah bahwa penduduk di daerah ini menjadi cukup gelisah untuk menuntut perubahan dari pemerintah mereka.
Sanksi yang diberikan kepada Rusia ini bukan sanksi pertama yang dijatuhkan terhadap Rusia. Tahun 2014, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi terhadap pejabat, industri, dan perusahaan Rusia setelah aneksasi Moskow atas Krimea dari Ukraina pada tahun 2014.
Namun kali ini sejumlah negara di seluruh dunia telah memberikan sanksi keras kepada negara pimpinan Vladimir Putin itu di tengah ketegangan dengan Ukraina.
Deretan negara yang memberikan sanksi kepada Rusia:
Amerika Serikat (AS)
Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah mengumumkan sanksi keuangan terhadap bank dan oligarki sebagai hukuman atas “awal invasi Rusia ke Ukraina”. Dia mengatakan akan memberlakukan pemblokiran penuh pada dua lembaga keuangan besar Rusia dan akan memberikan sanksi komprehensif pada utang Rusia.
Selain itu Amerika Serikat (AS) akan memutus Rusia dari sistem keuangan global serta pengendalian ekspor senjata dan impor smartphone, komponen umum pesawat, mobil sehingga membuat industri manufaktur Rusia tertatih-tatih.
“Itu berarti kami telah memutuskan pemerintah Rusia dari keuangan Barat. Ia tidak dapat lagi mengumpulkan uang dari Barat dan tidak dapat memperdagangkan utang barunya di pasar kita atau pasar Eropa juga,” kata Biden.