6 Hal yang Harus Dilaksanakan Bila Perang Dunia III Pecah

VIVA Militer: Pemukiman warga Kharkiv, Ukraina, hancur terkena serangan Rusia
Sumber :
  • bbc.com

4. Mencari Informasi

img_title Trump Kesal Tak Dapat Nobel Perdamaian, Klaim Akhiri 8 Perang

Kamu harus mencari informasi dari pemerintah atau pejabat bila ada bangunan umum di wilayah kamu yang sudah ditetapkan sebagai tempat untuk penampungan atau mengungsi. Bila tidak ada yang ditunjuk, maka kamu harus membuat daftar tempat penampungan potensial untuk keluarga. Tempat-tempat tersebut harus mencakup ruang bawah tanah atau area tengah tanpa jendela di bawah gedung-gedung bertingkat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Perlengkapan Persiapan

img_title Fakta-Fakta Kematian Misterius Pekerja Lab Rusia, Hampir 200 Orang Dipantau

Kamu harus mempersiapkan beberapa barang saat akan terjadi Perang Dunia III mulai dari filter air, makanan kaleng, makanan siap saji, alat medis, aneka campuran minuman, multivitamin, obat penghilang rasa sakit, kantong beras, kacang-kacangan, tepung, gandum, gula, madu, senter, pembalut wanita, korek api, alat pemadam api, perkakas dapur, dan lain sebagainya yang sekiranya akan diperlukan. 

6. Persiapan Perlindungan

img_title Virus Misterius Tewaskan Peneliti di Rusia, Akankah Bisa Jadi Wabah Baru?

Kamu harus selalu mendengarkan informasi resmi lewat online, radio, atau TV dan kemudian ikuti instruksi yang diberikan oleh personel tanggap darurat. Bila peringatan serangan dikeluarkan, berlindunglah secepat mungkin, di bawah tanah bila memungkinkan, dan tetap berada di sana sebelum diperintahkan untuk melakukan langkah selanjutnya. 

Temukan bangunan terdekat, sebaiknya terbuat dari batu bata atau beton dan masuk ke dalam untuk menghindari bahan radioaktif di luar. Tempat perlindungan yang lebih baik adalah gedung bertingkat atau basement. Pergi sejauh mungkin di bawah tanah atau di tengah gedung tinggi. Tujuannya untuk menempatkan sebanyak mungkin dinding beton, batu bata, dan tanah di antara radioaktif. 

Presiden Rusia Vladimir Putin

Putin Bantah Tuduhan Rusia di Balik Sejumlah Demo di Negara Eropa

Presiden Rusia Vladimir Putin membantah tuduhan bahwa Moskow memprovokasi dan di balik gelombang demonstrasi besar-besaran di sejumlah negara-negara Eropa

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut