15 Fakta tentang NATO, Ukraina Gagal Bergabung
- bmvg.de
VIVA – Fakta tentang NATO, North Atlantic Treaty Organization atau kalau dalam bahasa Indonesia disebut 'Pakta Pertahanan Atlantik Utara', lebih dikenal sebagai NATO. Ini merupakan organisasi pertahanan dan aliansi keamanan antara 30 negara merdeka di Eropa dan Amerika Utara.
NATO beroperasi berdasarkan prinsip bahwa serangan terhadap satu negara anggota adalah serangan terhadap semua anggota, menjanjikan pertahanan kolektif.
NATO pertama kali didirikan pada tahun 1949 untuk mencegah nasionalisme militer dan perluasan Uni Soviet setelah Perang Dunia Kedua. Awalnya terdiri dari 12 anggota, 18 lagi telah bergabung sejak itu.
Aliansi telah terlibat dalam Perang Bosnia, pasca serangan teror 09 November 2001 dan berbagai konflik lainnya, upaya bantuan dan operasi kontra-pembajakan.
Berikut beberapa fakta NATO Seperti dikutip dari Histroryhit sebagai berikut:
1. NATO didirikan pada 4 April 1949.
VIVA Militer: Pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)
Fakta tentang NATO, pada tahun 1948, setelah Perang Dunia Kedua, Inggris, Perancis, Belgia, Belanda, dan Luksemburg membentuk aliansi yang disebut Uni Eropa Barat. Tetapi dengan ketakutan akan kekuatan Soviet yang meningkat dalam Perang Dingin yang sedang berkembang, aliansi yang lebih kuat dicari.
Kelima anggota Uni Eropa Barat, bersama dengan Kanada, Denmark, Islandia, Italia, Norwegia, Portugal, dan AS, menandatangani Perjanjian Atlantik Utara di Washington DC. Dalam melakukannya, mereka membentuk aliansi yang terikat oleh keinginan untuk pertahanan kolektif, perdamaian dan stabilitas disitu awal mulanya terbentuknya NATO.
2. NATO sekarang terdiri dari 30 negara anggota.
VIVA Militer: Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg (kedua dari kanan)
Fakta tentang NATO, sejak 12 negara anggota asli meluncurkan NATO, 18 negara telah bergabung, Albania, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Estonia, Jerman, Yunani, Hungaria, Latvia, Lithuania, Montenegro, Makedonia Utara, Polandia, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol dan Turki. Negara terbaru yang bergabung dengan aliansi itu adalah Makedonia Utara pada tahun 2020.
Dan yang paling terbaru yang akan bergabung NATO adalah Ukraina, Akan tetapi negara tetangga Ukraina yaitu Rusia tidak merelakan Ukraina bergabung dengan NATO, karena Presiden Rusia Vladimir Putin menganggap jika Ukraina bergabung dengan NATO akan menjadi ancaman yang nyata.
Selain itu keanggotaan NATO dibatalkan oleh Ukraina setelah pemilihan presiden 2010 di mana Viktor Yanukovych, yang lebih memilih untuk menjaga agar negara tidak berpihak ke negara manapun, akan tetapi Di tengah kerusuhan Euromaidan Yanukovych melarikan diri dari Ukraina pada Februari 2014 dan akhirnya digantikan oleh Volodymyr Zelensky ingin mencoba bergabung dengan NATO.