Kapal Patroli Korut Terobos Perbatasan, Korsel Lepas Tembakan

Ilustrasi kapal perang Korsel
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Moch Asim)

VIVA – Militer Korea Selatan (Korsel) melepaskan tembakan peringatan ke kapal patroli Korea Utara yang melintasi perbatasan laut antara kedua Korea, Selasa 8 Maret 2022, pukul 09.30. Kapal tersebut kemudian disita dan ditarik ke pulau Baengnyeongdo, Korea Selatan untuk diselidiki.

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

“Militer Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan ke kapal patroli Korea Utara yang sempat melintasi perbatasan laut saat melacak kapal penangkap ikan,” kata Kepala Staf Gabungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua negara sebelumnya tidak pernah menandatangani perjanjian damai setelah perang mereka pada 1950-an, sehingga secara teknis mereka tetap berperang. Meskipun sebagian besar gencatan senjata telah diadakan, namun ada berbagai momen dimana ketegangan terlihat antar kedua negara Korea itu.

img_title Mulai Rp200 Jutaan, Ini Pilihan MPV Korea di Indonesia

Melansir dari Independent, Selasa 8 Maret 2022, insiden penangkapan kapal Korea Utara itu terjadi tepat sebelum Korea Selatan menuju tempat pemungutan suara untuk pemilihan Presiden mereka berikutnya.

Dua kandidat utama adalah kandidat dari partai Demokrat liberal, Lee Jae Myung dan saingannya, Yoon Suk Yeol dari People Power Party.

img_title Kisah Bukang-i, Hiu yang Dua Kali Terdampar di Kanal Pelabuhan Busan

Sebelumnya, citra satelit yang diambil akhir pekan lalu menunjukkan adanya tanda-tanda awal aktivitas di situs nuklir Punggye-ri, Korea Utara. Hal ini mencakup pembangunan gedung baru, dan perbaikan di beberapa yang dianggap sebagai keberadaan kayu, kata para analisis Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Korea Utara menguji jumlah rudal mereka pada Januari 2022, dan tampaknya bersiap untuk meluncurkan satelit mata-mata.

Ilustrasi Google.

Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

Badan pengawas penyiaran dan telekomunikasi Korea Selatan menyatakan akan menjatuhkan denda gabungan sebesar 63,7 miliar won (Rp866 miliar) kepada Google dan Apple

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut