Ini 5 Perbedaan Kultur Muslim di Indonesia dan Malaysia

Umat Muslim melakukan ibadah salat Idul Fitri di luar Mesjid Nasional yang ditutup di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/REUTERS/Lim Huey Teng

(b) adalah masalah orang tersebut;

img_title Respons Menohok Wamenkes hingga Airlangga soal Rp200 T Lari ke Luar Negeri buat Berobat

Jadi ya, etnis Melayu harus beragama Islam. Jika tidak, tidak bisa dipanggil atau mengklaim diri sendiri Melayu. Orang Melayu yang murtad juga tidak bisa dianggap orang Melayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan di Indonesia, orang Melayu Indonesia tidak harus memeluk Islam dan menjadi muslim

img_title Anggota Parlemen Malaysia Pakai Bahasa Jawa Soroti Karhutla di Indonesia

Pendidikan Islam

Dalam bukun Islamic Eduction in Indonesia and Malaysia, karya Azmil Tayeb memaparkan perbedaan yang signifikan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia.

img_title Syed Saddiq Ungkap Malaysia Pernah Tawarkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Tangani Karhutla

Secara umum, perbedaan tersebut terlihat dalam tiga hal. Pertama, lembaga pendidikan Islam di Indonesia lebih banyak daripada di Malaysia, bahkan jika dirasiokan dengan jumlah populasi muslim di masing-masing negara. Di Indonesia terdapat 47.221 sekolah Islam, baik negeri maupun swasta, yang secara kasar berarti tersedia satu sekolah untuk 4.387 muslim. Sedangkan di Malaysia ada 1.804 sekolah Islam yang berada dalam ruang lingkup sistem pendidikan nasional, atau sekitar satu sekolah untuk 9.616 muslim.

Kedua, sebagian besar sekolah Islam di Indonesia yang dikelola dan dikelola oleh swasta yang biasanya berada di bawah yayasan-yayasan bentukan masyarakat atau individu, sedangkan di Malaysia mayoritas sekolah Islam berada langsung di bawah Kementerian Pendidikan atau Majlis Agama Islam Negeri.

Ketiga, terdapat tingkat perpaduan yang tinggi antar institusi yang menangani pendidikan Islam di Malaysia. Sebaliknya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama tidak sejalan dengan nilai dan tujuan umum masa depan pendidikan Islam di Indonesia.

Muslim dan Ramadhan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia umat muslim saat Ramadan dapat menikmati berbagai musik religi yang selalu dikeluarkan oleh musisi-musisi Indonesia di momen ini. Tetapi berbeda di Malaysia Muslim di sana merasa sepi karena tidak aka nada lagu-lagu religi yang dikeluarkan oleh musisi sana, karena tidak ada musisi yang menghadirkan lagu-lagu religi.

Lagu religi di bulan Ramadan biasanya ada kaitan dengan hari Idul fitri, namun pemerintah malaysia melarang pemutaran lagu Idul Fitri di awal Ramadan. Hal ini dikarenakan agar masyarakat tetap fokus dan khusyuk dalam menjalankan ibadah Ramadan terlebih dahulu tanpa adanya bayang-bayang tentang hari raya Idul Fitri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut