Inilah 6 Diktator Paling Parah Sedunia

Joseph Stalin
Sumber :
  • flickr

VIVA – Diktator paling parah sedunia memiliki jenis ketenaran yang aneh. Berbagai perlakuan yang telah mereka perbuat hingga pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di bawah kekuasaan mereka. Saat menjabat, mereka mendapat pemberontakan dari masyarakat sendiri mendekati hari-hari terakhirnya. Berharap sejarah buruk tidak pernah terulang, tapi tidak kalah penting untuk tidak melupakan masa lalu, bahkan bagian yang paling jelek sekalipun. Para diktator ini termasuk di antara para lalim paling jahat dalam sejarah dunia. Berikut ini enam diktator paling parah sedunia yang dilansir dari berbagai sumber. 

img_title Prabowo: Indonesia-Rusia Miliki Ikatan Sejarah yang Mendalam

1. Joseph Stalin, Uni Soviet (Rusia)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Joseph Stalin

Photo :
  • flickr

img_title Pasukan Penerjun Freefall Ikut Atasi Karhutla, Prabowo: Pertama Kali dalam Sejarah!

Diktator paling parah sedunia yang pertama adalah Joseph Stalin. Penerus Lenin, Joseph Stalin, tidak kalah agresifnya. Dilansir oleh wearethemighty.com, Stalin adalah tokoh yang sangat penting selama awal-pertengahan abad ke-20, tetapi metodenya telah dikutuk karena alasan yang jelas. Pertama, rencana Lima Tahunnya berkontribusi pada kelaparan yang meluas. Kemudian, dia memulai “The Great Purge”, untuk membersihkan Rusia dari apa yang disebut musuh kelas pekerja. Lebih dari satu juta orang dipenjara, dengan lebih dari 700.000 dieksekusi. Dia juga bertanggung jawab atas penindasan massal, deportasi, dan pembersihan etnis. Beberapa orang saat ini, terutama di Rusia, masih percaya bahwa beberapa pandangan politiknya memiliki manfaat.

2. Saddam Husein, Iraq

img_title Masih Ingat Game Snake? Permainan Sederhana yang Diam-diam Mengubah Sejarah Industri Mobile Gaming

Saddam Husein

Photo :
  • mensxp.com

Selanjutnya, diktator paling parah sedunia adalah Saddam Hussein, diktator Irak dari 1979 hingga 2003. Dilansir oleh mensxp.com, selama masa pemerintahannya, ia mengizinkan serangan yang tak terhitung jumlahnya terhadap orang-orang. Kebijakannya menyebabkan kematian tidak kurang dari 2 juta orang. Dia memerintahkan serangan kimia, mencongkel mata, pemukulan, dan serangan brutal yang parah terhadap orang-orang. Dia juga merekam beberapa siksaan dan kematian untuk dipertontonkan nanti untuk kepuasan yang sadis. Saddam dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan digantung pada tahun 2006. Penggantungannya juga disiarkan secara luas di televisi.

3. Omar al-Bashir, Sudan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Omar al-Bashir

Photo :
  • flickr

Omar al-Bashir masuk kedalam diktator paling parah sedunia. Meskipun ia telah berkuasa selama masa ekonomi yang relatif baik, Omar al-Bashir telah membawa Sudan menjadi salah satu negara paling berdarah dan paling berkonflik di kawasan itu. Menurut borgenproject.org, Bashir berada di pucuk pimpinan negara selama genosida mengerikan di Sudan, yang menyebabkan lebih dari 300.000 kematian, sebagian besar di tangan kelompok-kelompok militan yang dikatakan mendapat dukungan pemerintah. Dia telah dituduh oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, dan kejahatan perang. Konflik kekerasan yang tak henti-hentinya yang menjadi ciri pemerintahannya pada akhirnya menyebabkan pemisahan diri Sudan Selatan dari negara. Namun, wilayah baru itu dengan cepat terlibat perang dengan Sudan karena sengketa minyak dan konflik berdarah lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut