Penembakan di Sekolah Dasar, AS Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
Sumber :
  • AP Photo/Manuel Balce Ceneta

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden pada Selasa malam 24 Mei 2022, memberikan pidato kepada rakyat AS terkait penembakan yang terjadi di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Texas, Amerika Serikat.

Melansir dari VOA, Rabu 25 Mei 2022, pembicaraan tersebut disampaikan Biden setelah kembali ke Gedung Putih dari perjalanan lima harinya ke Asia.

Saat kejadian, Biden masih berada di Air Force One pada Selasa sore ketika para pejabat mengatakan, bahwa seorang pria bersenjata menewaskan sedikitnya 14 siswa dan seorang guru di SD Texas.

Aparat bersenjata berjaga pasca penembakan di sekolah dasar Texas, AS

Aparat bersenjata berjaga pasca penembakan di sekolah dasar Texas, AS

Photo :
  • William Luther/The San Antonio Express-News via AP

Di AS, bukan kali ini saja pada bulan ini terjadi penembakan massal yang brutal. Namun, pada minggu lalu juga terjadi penembakan di sebuah toko kelontong di Buffalo, New York dan di sebuah gereja Taiwan di California.

Dalam pidatonya, Biden mengatakan bahwa bendera AS dikibarkan setengah tiang sampai matahari terbenam pada Sabtu 28 Mei 2022 mendatang, untuk menghormati para korban.

Wakil Presiden AS Kamala Harris juga menyampaikan kesedihan yang mendalam terkait penembakan massal di SD tersebut. “Hati kami hancur, tetapi hancurnya hati kami tidak seberapa dibandingkan dengan patah hati dari keluarga-keluarga itu,” kata Harris.

“Kita harus memiliki keberanian untuk mengambil tindakan, dan untuk memastikan hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi,” tambahnya.

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan bahwa Biden diberitahu tentang penembakan itu oleh wakil kepala staf Jen O’Malley-Dillon dan anggota lain dari tim seniornya di Air Force One. Sesaat sebelum mendarat di Washington, Biden berbicara dengan Gubernur Texas Greg Abbot dari pesawat kepresidenan.

“Biden menawarkan setiap dan semua bantuan yang dia butuhkan setelah penembakan di Uvalde, Texas,” ujar direktur komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield.