Hungaria Umumkan Keadaan Darurat Akibat Perang di Ukraina

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban.
Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban.
Sumber :
  • Olivier Hoslet, Pool Photo via AP

VIVA – Perdana Menteri Hungaria pada Selasa 24 Mei 2022, menyatakan keadaan bahaya hukum sebagai tanggapan atas perang Rusia di Ukraina. Pengumuman ini memungkinkan pemerintah nasionalis sayap kanan Hungaria untuk mengambil tindakan khusus tanpa partisipasi legislatif.

Dalam sebuah video di media sosial, Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, mengatakan bahwa perang di Ukraina merupakan ancaman konstan ke Hungaria.

Peta wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia (warna merah).

Peta wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia (warna merah).

Photo :
  • Aljazeera

“Hal ini menempatkan keamanan fisik kita ke dalam risiko, dan mengancam keamanan energi, serta finansial ekonomi dan keluarga kita,” kata Viktor, dikutip dari AP, Rabu 25 Mei 2022.

Sebagai tanggapan, Viktor menambahkan bahwa keadaan bahaya perang ini akan mulai diberlakukan pada hari Rabu ini, untuk merespons dan melindungi keluarga Hungaria dengan cara apa pun yang memungkinkan.

Langkah yang digaungkan oleh Viktor tersebut, dilakukan setelah partai yang berkuasa di Orban meloloskan amanden konstitusi pada hari Selasa lalu.

Amanden tersebut memungkinkan keadaan bahaya secara hukum ketika konflik bersenjata, perang, atau bencana kemanusiaan terjadi di negara-negara tetangga.