Ukraina Ditunjuk Sebagai Calon Anggota Uni Eropa

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bersama para pemimpin Uni Eropa.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bersama para pemimpin Uni Eropa.
Sumber :
  • Ludovic Marin, Pool via AP

VIVA – Komisi Eropa merekomendasikan agar Uni Eropa (EU) menunjuk Ukraina sebagai calon anggota, sebuah tonggak dalam perjalanannya dari bekas republik Soviet menuju ekonomi maju di blok perdagangan terbesar di dunia.

"Komisi merekomendasikan Ukraina diberikan status kandidat," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam konferensi pers pada Jumat.  
???
"Ukraina telah dengan jelas menunjukkan aspirasi negara dan tekad negara untuk hidup sesuai dengan nilai dan standar Eropa," ujar von der Leyen yang memakai jaket kuning dan kemeja biru, yang adalah warna nasional Ukraina.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bersama para pemimpin Uni Eropa.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, bersama para pemimpin Uni Eropa.

Photo :
  • AP Photo/Natacha Pisarenko

Rusia, yang menginvasi Ukraina pada Februari, hampir pasti menentang sikap politik Brussels sebagai campur tangan yang tidak diinginkan dalam apa yang dilihatnya sebagai wilayah pengaruhnya, bahkan jika Ukraina sudah memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan blok tersebut.

Sementara beberapa negara EU termasuk Belanda dan Denmark tidak mendukung lebih banyak negara menjadi calon anggota EU, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memenangi dukungan dari Prancis, Jerman, Italia, dan Rumania pada Kamis (16/6).

Keputusan Komisi, eksekutif EU, akan membuka jalan bagi para pemimpin pemerintah blok tersebut untuk menandatanganinya pada pertemuan puncak pekan depan di Brussels dalam apa yang akan menjadi dorongan moral bagi Ukraina saat memerangi invasi Rusia.

Kremlin mengatakan apa yang disebutnya "operasi militer khusus" sebagian dipicu oleh perambahan Barat ke dalam apa yang dicirikan sebagai wilayah pengaruhnya yang sah.