Negara G7 Umumkan Larangan Impor Emas Rusia

Kanselir Jerman Olaf Scholz menyambut Presiden AS Joe Biden.
Kanselir Jerman Olaf Scholz menyambut Presiden AS Joe Biden.
Sumber :

“Bocah Ukraina berusia 7 tahun ini sedang tidur nyenyak di Kyiv sampai sebuah rudal jelajah Rusia meledakkan rumahnya. Lebih banyak lagi di sekitar Ukraina berada di bawah pemogokan. KTT G7 harus merespons dengan lebih banyak sanksi terhadap Rusia dan lebih banyak senjata berat untuk Ukraina,” kata Kuleba di Twitter.

Ekspor Emas Sumber Pendapatan bagi Rusia

Ekspor emas merupakan sumber pendapatan utama bagi Rusia dalam hal kemampuan mereka untuk bertransaksi dengan sistem keuangan global. Tahun lalu, mereka bernilai 12,6 miliar pound ($15,45 miliar) dan orang kaya Rusia telah membeli emas batangan untuk mengurangi dampak finansial dari sanksi Barat.

Tindakan keras itu kemungkinan akan menjadi tindakan ekonomi paling berarti terhadap Moskow yang diumumkan pada pertemuan tiga hari G7.

Sanksi terhadap Moskow mulai menggerogoti ekonomi Rusia dan kemampuan jangka panjang Presiden Vladimir Putin untuk melanjutkan invasi ke Ukraina, yang sekarang memasuki bulan kelima.

Pasar emas batangan London telah menangguhkan enam kilang Rusia yang diumumkan pada 7 Maret. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa larangan emas "akan langsung memukul oligarki Rusia dan menyerang jantung mesin perang Putin".

“Kita perlu membuat rezim Putin kelaparan karena pendanaannya. Inggris dan sekutu kami melakukan hal itu,” katanya.