3 Alasan Kuat Pesawat Dilarang Melintas di Atas Kabah dan Mekah

Foto Udara Masjidil Haram (2015). Tribun tawaf sementara dipasang memutari Kabah
Foto Udara Masjidil Haram (2015). Tribun tawaf sementara dipasang memutari Kabah
Sumber :
  • twitter/@rizkidwika

VIVA – Dalam penerbangan dunia terdapat istilah no-fly zone, alias zona larangan di mana pesawat tidak boleh melintas di atas pada beberapa tempat tertentu, Salah satu di antaranya adalah Ka'bah dan Mekah yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh dunia.

Dari tahun ke tahun, beredar rumor, terutama melalui media sosial bahwa Ka'bah juga menjadi pusat dunia dan memiliki medan magnet yang kuat. Hal itu pun menjadi dalih para penggemar teori konspirasi yang dikaitkan nya dengan pesawat yang melintas di atasnya.

Mengutip Fact Check AFP, Julien Aubert, seorang peneliti senior di Institute of Physics of the Golbe of Paris (IPGP), membenarkan bahwa Bumi memiliki medan magnet, namun lokasinya bukan di Mekah.

Aubert mengatakan medan magnet memang bisa mengganggu penerbangan, namun tidak membuat pesawat tidak terbang sama sekali.

Lalu, apakah alasan yang membuat are Ka’bah menjadi area zona yang tidak boleh ada penerbangan di atasnya, berikut rangkuman Viva yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Bentuk Penghormatan

Persatuan Pilot Maskapai Penerbangan Nasional Perancis (SNPL) menyampaikan, larangan terbang di atas Kabah adalah karena alasan agama atau kepercayaan.  Menurutnya, larangan melintas sebagai bentuk terhadap Kabah yang merupakan tempat suci bagi Muslim. "Alasan ideologis terhadap Kabah," ujar SNPL.