Pesawat Jokowi Berputar 360 Derajat di Batas Iran-Turki, Ini Alasannya

Presiden Jokowi menyambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier
Presiden Jokowi menyambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier
Sumber :
  • Humas Setkab/Rahmat

VIVA – Pesawat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat dikabarkan berputar 360° di atas perbatasan Turki dan Iran. Hal ini diungkapkan oleh pengamat penerbangan Gerry Soejatman dalam akun Twitter. Menurut Gerry, biasanya pesawat yang berputar di atas perbatasan itu karena mengalami masalah izin.

Namun lain halnya disebuutkan jika pesawat yang bermasalah adalah pesawat yang membawa presiden atau kepala negara, semestinya izin sudah terlebih dahulu diurus dan diselesaikan.

"Kita masih tidak tau kenapa muter di perbatasan Turki-Iran, namun 'biasanya' berputar atau holding di perbatasan alasannya adalah masalah flight permit atau flight approval melintas diatas megara yang akan dilalui. Lha tapi ini kan pesawat bawa VIP /  #presiden ! Kok bisa?," tulis Gerry dalam akun Twitter-nya, Senin 27 Juni 2022

Mengenai adanya peristiwa ini, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk mengatur waktu kedatangan. Sehingga pesawat yang ditumpangi Jokowi dapat tiba tepat waktu di Jerman.

"Hal itu berkaitan dengan waktu ketibaan di Munich Jerman di mana pesawat GIA-1 diperkirakan tiba lebih cepat dari slot waktu yang disediakan," kata Bey saat dikonfirmasi awak media, Senin 27 Juni 2022

Menurut Bey agar kedatangan pesawat GIA-1 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan maka pilot memutuskan untuk melakukan holding guna menyesuaikan waktu ketibaan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan  dan kenyamanan penerbangan.

"Hal itu sudah dikomunikasikan dan disetujui Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono yang turut serta dalam penerbangan tersebut," ujarnya.