Para Menlu Negara G20 Tiba di Bali Disambut Retno Marsudi

Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergei Lavrov di FMM G20 Bali
Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergei Lavrov di FMM G20 Bali
Sumber :
  • Willy Kurniawan/Pool Photo via AP

VIVA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyambut para menlu dari negara-negara G20 secara resmi pada Jumat pagi di Bali Indonesia. Dalam acara pertemuan para menlu di FMM G20 tersebut, terlihat beberapa delegasi yang hadir di antaranya Menlu Amerikan Serikat (AS) Antony Blinken, Menlu Rusia Sergey Lavrov, Menlu China Wang Yi, Menlu Inggris Liz Truss, Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Menlu Jerman Annalena Baerbock, dan masih banyak lagi.

Kehadiran para menlu G20 disambut secara langsung oleh Menlu Retno dan mereka saling berjabat tangan. Pertemuan disebut berlangsung tertutup. Retno menjelaskan akan membahas isu-isu global terkait perang di Ukraina, krisis energi, dan krisis pangan.

“Kita di sini untuk pertama kalinya duduk bersama, untuk mendiskusikan isu penting. Saya harap diskusi kita ini akan menemukan jalan keluar,” kata Retno dalam sambutannya di depan para menlu dari anggota G20 pada Jumat, 8 Juli 2022 sebagaimana dirilis Kemlu RI.

Retno berharap bahwa pertemuan para menlu yang berlangsung pada hari Jumat ini akan menemukan titik terang bagi setiap masalah yang nantinya akan didiskusikan.

“Mari saling membangun kerja sama demi keberlangsungan masa depan yang lebih baik. Menemukan solusi, untuk bersama-sama memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi dunia saat ini,” sambungnya.

Saat pembukaan tersebut, Retno juga menjelaskan mengenai pulau Bali. Dalam pidatonya, Retno menegaskan bahwa Bali merupakan salah satu kota Hindu di Indonesia, meski demikian keberagaman antar agama, suku dan etnis di Bali tetap terjaga aman.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh menlu dari lebih 20 negara termasuk salah satunya Ukraina. dalam pertemuan para menlu tersebut, Indonesia juga menyediakan kursi untuk delegasi Ukraina namun Menlu Ukraina tidak hadir secara fisik dalam pertemuan tersebut dan dijadwalkan akan menghadirinya secara virtual.