5 Jam Setelah Penembakan Soweto Polisi Baru Tiba, Mayat di Mana-mana

Keluarga korban penembakan di bar di Soweto, Johannesburg, Afsel menangis keras
Keluarga korban penembakan di bar di Soweto, Johannesburg, Afsel menangis keras
Sumber :
  • AP Photo/Shiraaz Mohamed

VIVA Dunia – Lima belas orang dilaporkan langsung tewas dalam penembakan di sebuah bar di Soweto, Afrika Selatan yang terjadi pada akhir pekan menjelang Minggu dini hari, 10 Juli 2022. Polisi mengatakan bahwa para pelaku penembakan memasuki bar Orlandi East Tavern dan kemudian dengan menembaki para pengunjung bar. Selain 15 korban tewas disebutkan ada 9 korban luka yang sebagiannya dalam kondisi kritis.

Polisi saat ini masih mengejar para pelaku. Sementara Ketua komunitas warga setempat Thaban Moloi merasa amat marah karena begitu lamanya polisi tiba di lokasi. "Sungguh mengerikan. Orang-orang panik dan tak tahu apa yang mereka harus lakukan. Tangisan perempuan dan anak di mana-mana," kata Moloi.

Dia menyesalkan bahwa 5 jam setelah kejadian barulah polisi tiba di lokasi. Padahal apabila cepat kata dia sangat mungkin sejumlah korban bisa tertolong.

Penembakan kata dia terjadi pada sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Namun polisi baru tiba hingga pukul 04.00 subuh pada Minggu, 10 Juli 2022. "Masak butuh waktu 5 jam polisi datang, coba bayangkan," kata dia lagi.

Baca juga: Penembakan Brutal di Bar di Soweto, 15 Tewas Bersimbah Darah

Bahkan sebelum polisi datang, para kenalan dan keluarga korban sudah tiba di lokasi dan mereka dengan inisiatif berusaha mencari korban orang yang mereka kenal dalam kondisi yang amat mengerikan. Para korban tewas bersimbah darah dan bertumpuk sehingga harus dipindahkan untuk mengidentifikasi orang yang mereka kenal. Perempuan dan anak-anak menangis.

Dilansir dari The Washington Post, penembakan ini adalah insiden massal mengerikan yang terjadi di bar di Afrika Selatan setelah di bar sejenis penembakan juga terjadi pada hari Sabtu hanya berselang satu hari di Privinsi KwaZulu-Natal. Namun polisi belum bisa memastikan soal keterkaitannya.

Seorang saksi yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada News24 bahwa mereka sampai meminjam mobil warga sekitar untuk membawa korban ke rumah sakit.

"Saya mendengar ada penembakan dan saya khawatir juga kena peluru nyasar. Orang-orang berlarian panik di halaman saya dan saya juga sempat melihat setidaknya 5 orang tewas di bar itu," kata saksi tersebut.