Korut Ancam Perang Nuklir, Korsel Balas Ancam Lakukan Serangan Siber

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol
Sumber :
  • AP Photo/Manu Fernandez)

VIVA Dunia – Korea Selatan mengancam bahwa Korea Utara akan menghadapi sanksi yang lebih kuat, termasuk langkah-langkah yang bertujuan untuk membatasi kemampuan serangan sibernya, jika melakukan uji coba nuklir yang telah dipersiapkannya. Hal itu dikatakan oleh kata Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Rabu, 27 Juli 2022.

Park Jin, yang menjabat pada Mei 2022, sebagai diplomat top Presiden Yoon Suk-yeol yang baru, mengatakan Korea Utara telah menyelesaikan pengaturan untuk uji coba nuklir pertamanya sejak 2017.

VIVA Militer: Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un

VIVA Militer: Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un

Photo :
  • USA Today

Korea Utara sudah berada di bawah berbagai sanksi PBB karena program nuklir dan misilnya. Dewan Keamanan PBB juga kemungkinan akan mengadopsi resolusi yang jauh lebih kuat, dan lebih erat jika Korea Utara memilih untuk melanjutkan uji coba, termasuk tindakan yang menargetkan peretasnya, kata Park.

“Perlu ada sanksi yang lebih kuat bagi pekerja IT Korea Utara yang ditempatkan di luar negeri yang mencari dana melalui aktivitas peretasan dunia maya ilegal,” katanya dalam konferensi pers, dikutip dari The Sundaily, Kamis, 28 Juli 2022.

Amerika Serikat (AS), dan Korea Selatan mengatakan negara yang dipimpin Kim Jong Un itu telah memobilisasi ribuan peretas untuk mencuri dana termasuk mata uang kripto untuk membiayai senjatanya. Namun, Kementerian luar negeri Korea Utara telah membantah tuduhan itu dan mengatakan program senjatanya adalah untuk pertahanannya.

VIVA Militer: Rudal balistik Korea Utara (Korut)

VIVA Militer: Rudal balistik Korea Utara (Korut)

Photo :
  • The Guardian