Masjid Hudaibiyah dan Kisah Baiat Rasulullah SAW

Masjid Hudaibiyah
Sumber :
  • MCH / Zaky Al Yamani

VIVA – Masjid ini terletak di daerah Hudaibiyah, daerah yang terletak di antara Mekah ke Jeddah. Jaraknya kurang lebih 25 kilometer dari Masjidil Haram. Daerah itu sekarang dikenal dengan nama daerah Al- Syumaisyi.

img_title 13 Ribu Pengaduan Masuk, Kemenhaj Bongkar Dugaan Praktik Mafia Haji dan Umrah

Dikutip dari Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, nama Hudaibiyah berasal dari nama seorang laki-laki penggali sumur di tempat tersebut, yang kemudian nama itu dinisbatkan untuk nama sumur dan daerah Hudaibiyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dekat sumur itu terdapat pohon yang rindang, namanya pohon Hadba. Pohon yang menjadi saksi bisu peristiwa baiat itu sekarang sudah tidak ada lagi. Di bawah pohon itulah telah terjadi baiat pada 7 H yang disebut juga dengan baiat al-Ridhwan.

img_title BPKH Dorong Skema Cicilan Pelunasan Biaya Haji Cegah Jemaah Berutang dan Jual Aset

Puing bangunan situs bersejarah di Hudaibiyah

Photo :
  • MCH / Zaky Al Yamani

Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mengundang sekitar 1.400 orang untuk berbuat baiat kepadanya di daerah Hudaibiyah. Baiat ini terjadi di bawah pohon sebagaimana tertera dalam Al-Quran surat al-Fath: 18 ”Sesungguhnya Allah telah rida terhadap orang-orang Mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon.”

img_title Meski Prospek Cerah, Industri Perjalanan Umrah dan Haji RI Dituntut Tingkatkan Kualitas Layanan

Di daerah ini pula dan di tahun yang sama telah terjadi perdamaian antara Rasulullah SAW dengan orang-orang kafir Mekah. Perjanjian berlaku 10 tahun, ditulis oleh Ali bin Abi thalib RA. 

Setelah perdamaian berjalan dua tahun, kaum kafir Mekah melanggar perjanjian tersebut. Perdamaian ini terkenal dengan nama Perdamaian Hudaibiyah.

Puing bangunan situs bersejarah di Hudaibiyah

Photo :
  • MCH / Zaky Al Yamani

Di daerah itu telah dibangun lagi sebuah masjid yang diberi nama Masjid Ar-Ridhwan. Masjid kuno ini masih bertahan dan dibangun sebelahnya sebuah masjid baru yang berdampingan dengan masjid lama.

Juli 2022 lalu, Tim MCH (Media Cente Haji) berkesempatan ziarah dan berkunjung ke masjid yang oleh jemaah haji dan umrah dijadikan tempat mengambil miqat ini. Luasnya tak lebih dari 1.000 meter persegi. Letaknya persis di pinggiran jalan lama menuju Jeddah.

Di sebelah utara masjid ini terdapat puing-puing bangunan masjid tua yang konon menjadi saksi sejarah Perjanjian Hudaibiyah. Meski bangunannya sudah tidak utuh lagi, namun sarat makna sejarah perjalanan perkembangan Islam di Mekah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masjid Hudaibiyah

Photo :
  • MCH / Zaky Al Yamani

Bangunan ini hanya menyisakan bagian dinding tanpa atap. Dinding yang tampak masih berdiri kokoh hingga kini, terbuat dari susunan batuan gunung yang direkatkan dengan tanah liat. Tebalnya mencapai satu hasta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut