Pidato Jokowi: Indonesia Berada di Puncak Kepemimpinan Global

Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR 2022
Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR 2022
Sumber :
  • Youtube Sekretariat Presiden

VIVA Dunia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan peran Indonesia yang semakin aktif dalam kancah politik internasional. Jokowi dalam pidato kenegaraan kembali menyinggung perihal kunjungannya ke dua negara yang sedang berperang Ukraina dan Rusia. Meski dua negara itu sedang berkonflik namun sama-sama menghargai dan mau menerima Indonesia. Hal itu menjadi cerminan wajah kepemimpinan Indonesia.

"Indonesia diterima Rusia dan juga diterima Ukraina sebagai jembatan perdamaian," kata Presiden Jokowi di acara Sidang Tahunan MPR bersama DPR-RI di Jakarta, Selasa 16 Agustus 2022.

"Diterima negara-negara besar walaupun geopolitik sedang panas dan juga dipercaya PBB sebagai bagian dari global crisis respond group untuk penanganan krisis global baik krisis pangan, krisis energi maupun krisis keuangan," lanjut Jokowi.

Presiden Jokowi dan Presiden Zelensky

Presiden Jokowi dan Presiden Zelensky

Photo :
  • Istana Kepresidenan/Agus Suparto via Sekretariat Kabinet

Kemudian tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan G20 yang mana Indonesia didapuk sebagai presidensi forum bergengsi itu.

"Organisasi 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia dan tahun depan kita juga jadi ketua negara-negara ASEAN," kata Presiden Jokowi. 

"Artinya kita berada di puncak kepemimimpinan global," kata Presiden yang disambut tepukan para anggota Dewan yang hadir.

Presiden Jokowi temui Presiden Putin.

Presiden Jokowi temui Presiden Putin.

Photo :
  • ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev

Poin soal ini diangkat Presiden saat menyinggung 5 hal yang menjadi modal kekuatan Indonesia saat ini. Kekuatan keempat kata Jokowi adalah kepercayaan internasional yang meningkat tajam terhadap Indonesia. Kepercayaan internasional ini juga berdampak pada geliat dalam negeri.

Hal ini kata Jokowi juga menjadi modal Indonesia melakukan berbagai kerja sama besar yang saling menguntungkan. Hal ini bisa menggenjot pertumbuhan investasi termasuk di luar pulau Jawa yang sebagiannya adalah kerja sama dengan negara lain.