Sekutu Putin Ini Diduga Target Pembunuhan, Malah Kena Putrinya

Jurnalis dan pakar politik Darya Dugina, putri tokoh Rusia Alexander Dugin
Sumber :
  • Tsargrad.tv/HO via REUTERS/as

VIVA Dunia – Intelijen Rusia menuduh pihak Ukraina melakukan pemboman mobil yang menewaskan Darya Dugina, putri seorang ultra-nasionalis Rusia yang berpengaruh yang telah mendukung invasi Moskow ke negara tersebut.

img_title Yusril Buka Suara soal Maraknya WNI Jadi Tentara Rusia, Ingatkan Hal Ini

Pembunuhan Dugina pada hari Sabtu, 21 Agustus 2022 memicu spekulasi mengenai siapa yang berada di balik serangan itu, dengan Kyiv menyangkal keterlibatan apapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip dari berita VIVA sebelumnya, sebuah alat peledak meledakkan Toyota Land Cruiser yang dikendarai Dugina di jalan raya di luar Moskow, kata penyelidik Rusia.

img_title Rentan, Eropa Hadapi Musim Dingin dengan Cadangan Gas Terendah dalam 15 Tahun

Media Rusia melaporkan ayahnya, Alexander Dugin, yang telah mendukung perang Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina, bertukar mobil dengan putrinya sesaat sebelum ledakan.

Putri Sekutu Putin Tewas dalam Ledakan Mobil di Moskow

Photo :
  • Aljazeera

img_title Fakta Mengejutkan Kasus TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Korban Ada Eks Anggota TNI-Polri

Dugin, seorang filsuf, penulis, dan ahli teori politik yang oleh sebagian orang Barat disebut sebagai “otak Putin” diyakini oleh beberapa orang sebagai target yang dimaksud.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB), penerus utama KGB, mengatakan "kejahatan itu disiapkan dan dilakukan oleh pihak khusus Ukraina".

Aljazeera menyebutkan, badan intelijen Rusia mengatakan seorang wanita dan putrinya yang masih remaja tiba di Rusia pada Juli dan menghabiskan waktu satu bulan untuk mempersiapkan serangan dengan menyewa sebuah apartemen di blok perumahan yang sama dan meneliti gaya hidup Dugina.

Terduga penyerang berada di sebuah acara di luar Moskow pada Sabtu malam yang juga dihadiri Dugina dan ayahnya, sebelum melakukan pengeboman terhadap mobil Dugina , mereka kemudian melarikan diri dari Rusia ke Estonia, kata FSB.

Jurnalis dan pakar politik Darya Dugina, putri tokoh Rusia Alexander Dugin

Photo :
  • Tsargrad.tv/HO via REUTERS/as

Badan intelijen juga merilis video pengawasan keamanan dari tersangka pembunuh bersama dengan ID militernya, mengklaim dia milik resimen Azov Ukraina.

Tuduhan itu muncul setelah mantan politisi Rusia Ilya Ponomarev, yang sekarang tinggal di Ukraina, memposting video di YouTube Minggu malam yang mengatakan gerakan oposisi yang tidak dikenal, yang disebut Tentara Republik Nasional, melakukan serangan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis pertahanan Pavel Felgenhauer mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ada lebih banyak pertanyaan daripada jawaban seputar pembunuhan itu.

“Apa yang mereka [FSB] katakan adalah ini adalah serangan yang ditargetkan terhadap anak perempuannya, bukan ayahnya. Saya merasa agak aneh, semuanya. Ini hal yang aneh," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut