5 Senjata Hipersonik Paling Mematikan, Ada yang Setara Nuklir

Rudal hipersonik.
Rudal hipersonik.
Sumber :
  • Naval News

VIVA Dunia –  Selama beberapa tahun terakhir, militer paling kuat di dunia telah bekerja keras untuk mengembangkan generasi berikutnya dari teknologi rudal jarak jauh.

Tujuan utama pengembangannya adalah untuk menjangkau lebih jauh dan lebih cepat target yang diinginkan.

VIVA Militer: Militer China tembakkan rudal hipersonik Dongfeng DF-17

VIVA Militer: Militer China tembakkan rudal hipersonik Dongfeng DF-17

Photo :
  • globaltimes.cn

Hal itu mendorong perancang senjata untuk melampaui batas fisika dan kecepatan di alam "hipersonik", yang biasanya dianggap sebagai perjalanan atmosfer lebih cepat daripada Mach 5.

Bayangkan, sebuah rudal yang ditembakkan dari daratan China yang bisa menyerang di mana saja di Laut China Selatan dalam 20 menit.

Ada perlombaan senjata internasional yang sedang berlangsung untuk mengembangkan senjata hipersonik.  Empat negara yang dalam pengembangan senjata itu termasuk China, Rusia, India, dan Amerika Serikat (AS).

Keempat negara itu sedang dalam berbagai fase penelitian, pengujian, atau pengembangan sistem senjata hipersonik, pesawat, hulu ledak, dan rudal jelajah yang mampu mempertahankan kecepatan jauh di atas Mach 5.

Berikut 5 senjata militer masa depan hipersonik yang dikembangkan 4 negara adidaya:

DF-ZF Hypersonic Glide VehicleChina

Rusia persiapkan rudal hypersonic

Rusia persiapkan rudal hypersonic

Photo :
  • RBTH / ITAR-TASS


Kendaraan hipersonik China yang paling menjanjikan berhasil diuji baru-baru ini pada bulan April. ICBM DF-41 atau biasa disebut sebagai “Dong Feng”, kendaraan Beijing ini mampu membawa dua hulu ledak berkemampuan nuklir dari daratan ke Laut Cina Selatan.

Untuk menggarisbawahi ketegangan di Laut China Selatan, Kyle Mizokami dari Popular Mechanics mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya China menguji persenjataannya di daerah tersebut.

Roket pendorong DF-41 ini memiliki jangkauan operasional maksimum yang dilaporkan 9.300 kilometer, dan tidak hanya mencakup Laut Cina Selatan, tetapi juga daratan Amerika Serikat.

Ia juga memiliki kemampuan untuk meluncurkan kendaraan luncur DF-ZF hipersonik, yang dapat mencapai kecepatan 7.000 mil per jam, dengan kecepatan suara hanya 768 mph.

Pesawat Boost Glide TaktisAS

The DARPA Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2

The DARPA Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2

Photo :
  • foxnews.com

DARPA sedang mengembangkan teknologi yang mirip dengan DF-ZF China yang mereka katakan sebagai “sistem luncur hipersonik jarak taktis yang diluncurkan dari udara.”