Peace Corps AS Kembali Kirim Relawan ke Indonesia Januari 2023

Dubes AS untuk RI Sung Y Kim saat acara Peace Corps Indonesia
Sumber :
  • ANTARA/Asri Mayang Sari

VIVA Dunia – Badan Kemanusiaan Amerika Serikat (AS) Peace Corps mengatakan akan kembali mengirim relawan mereka ke Indonesia pada Januari 2023 mendatang.

AS Minta Iran Biarkan Israel Lakukan Serangan Balik, Hanya Sebagai 'Simbolis' Agar Israel Tak Malu

“Memperkuat hubungan antara rakyat Amerika Serikat dan Indonesia merupakan salah satu prioritas tertinggi saya sebagai duta besar, bahkan ini adalah prioritas tertinggi saya. Saya senang kita semua dapat bersiap diri untuk menerima kembali relawan Peace Corps,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y Kim di Jakarta, Rabu.

Peace Corps mempunyai misi untuk memajukan perdamaian dan persahabatan dunia. Lebih dari 240.000 warga Amerika Serikat telah bergabung dengan Peace Corps dan tersebar di seluruh dunia.

Pendaftaran Ujian Masuk UIN Dibuka Hari Ini

“Relawan Peace Corps Indonesia telah membuktikan kecerdasan, kreativitas dan welas asih mereka selagi bekerja berdampingan dengan mitra di Indonesia,” kata Kim.

Adapun tujuan penting Peace Corps Indonesia adalah membantu para pelajar dan guru untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, kemampuan akademis serta keterampilan profesional.

Akhiri Perang Dingin, Menhan AS dan China Lakukan Video Call Setelah Setahun

“Tugas ini akan dilanjutkan oleh kelompok relawan kita selanjutnya yang akan ditempatkan bersama para guru bahasa Inggris di Indonesia, di tiga provinsi,” katanya.

Didirikan pada 1 Maret 1961, Peace Corps kini telah memiliki 240.000 lebih relawan di 62 negara mitra aktif dari total 142 negara.

Saat ini sebanyak 119 relawan Peace Corps sedang bertugas di Indonesia dan tersebar di tiga provinsi yakni Jawa Timur, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur. Para relawan mengajar di tingkat SMP, SMA dan juga Madrasah di tiga provinsi tersebut.

Sebelumnya Peace Corps menangguhkan seluruh operasinya di seluruh dunia dan mengevakuasi para relawannya selama pandemi COVID-19. (Ant/Antara)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya